Beranda Citizen Journalism Sempat Terhenti, Revitalisasi Benteng Fort Oranje Bakal Dilanjutkan

Sempat Terhenti, Revitalisasi Benteng Fort Oranje Bakal Dilanjutkan

229
0
BAGIKAN

GN-Ternate, Kunjungan kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) dan Direktorat Bina Penataan Bangunan, Rabu (1/2) meninjau  revitalisasi cagar budaya Fort Oranje yang terletak di Kota Ternate Tengah.

Walikota Ternate, Burhan Abdurahman, Wakil Walikota, Abdullah Tahir dan Direktur Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Nanang Asfarial serta Kepala SKPD terkait, berkesempatan mendampingi  rombongan Kementrian PU PERA, serta melihat secara langsung kondisi benteng peninggalan Belanda itu, yang masih dalam tahap pembersihan.

Kepada wartawan Kepala Pusat Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementrian PU-PR Boby Prabowo menjelaskan, kehadirannya guna melihat secara langsung kondisi Fort Oranje pasca dibebaskan dari pemukiman warga.

Kunjungan itu juga melihat secara langsung peninggalan sejarah  yang akan didesain melalui masterplan terkait apa saja yang akan dibangun.

“Intinya kita akan mengembalikan warisan sejarah kota Ternate dalam hal ini Fort Oranje agar kembali seperti aslinya dan tentunya bersinergi dengan Pemkot Ternate,” ungkapnya.

Ditambahkan Boby, saat ini semuanya telah dimulai lagi setelah tertahan di tahun 2016 lalu karena miss komunikasi.

“Kita mengira belum dilakukan pembebasan lahan, ternyata kurang informasi saja dan di lapangan semuanya sudah beres dan kita coba lagi di tahun ini bersama-sama tim Penataan Bangunan dan Lingkungan,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kasi Wilayah II, Direktorat Bina Penataan Bangunan Kementrian PU-PR, Putri Intan Suri juha mengatakan pihaknya akan melakukan penataan Fort Oranje melalui Satkernya, untuk itu kedatangan timnya guna mengecek, apa saja yang akan dikerjakan pihaknya di tahun ini.

“Ini pekerjaan lanjutan karena kita sudah berapa kali masuk kesini, jadi kita lihat kalau Pemdanya sudah melakukan pembersihan baru kita mulai lagi penataannya,” katanya.

Saat disinggung soal berapa anggaran yang akan diplot untuk revitalisasi Fort Oranje Putri mengatakan belum dapat memastikannya. “Kita belum bisa memastikan berapa estimasi anggarannya karena masih diukur dulu yang pasti landscape tamannya kita yang tangani,” tutupnya.

Walikota Ternate, Burhan Abdurahman pada kesempatan itu juga mengatakan, benteng yang ada sekarang ini pembangunannya melalui APBN 2017 dan APBD 2017, sehingga masterplan yang ada nanti bisa diselesaikan dalam waktu singkat.

“Untuk APBD tahun 2017 ditampung sebanyak Rp1,5 miliar. Nanti juga terdapat ruang publik yang mengelilingi benteng, sehingga tentu memerlukan biaya yang cukup besar. Akan tetapi ini menjadi fokus pihak Kementerian sehingga bisa cepat selesai dan masyarakat bisa ikut menjaganya sebagai salah satu icon pariwisata kota Ternate,’’ jelas Walikota Ternate. (*)