Beranda Maluku Utara Ternate dan Jalur Rempah Dunia

Ternate dan Jalur Rempah Dunia

619
0
BAGIKAN
Pembukaan Workshop Ternate Bandar Jalur Rempah Dunia

GN-Ternate,  Sejarah mencatat, pesona pulau eksotis nan indah, Ternate sejak dahulu adalah wangi rempah-rempanya yang membuat bangsa Eropa berusaha menguasainya. Atas dasar itulah   Dinas Pariwisata kota Ternate, Selasa (11/4/2017), menggelar kegiatan workshop dengan tema Ternate Bandar Jalur Rempah Dunia, yang dipusatkan  Batik Hotel, Kelurahan  Kalumpang kota Ternate Tengah.

Wakil Walikota H. Abdullah Tahir memberikan sambutan

Dibuka oleh Wakil Walikota Ternate, Abdullah Taher  dan dihadiri oleh ketua komisi II DPRD kota Ternate, sejumlah pimpinan SKPD serta stakeholder bidang pariwisata dan pelaku usaha. Workshop tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten, diantaranya, Sosiolog UMMU, Dr Herman Oesman, budayawan dan politisi, Sofyan Daud SH, Ternate Heritage Society, Dr Maulana Ibrahim, serta unsur Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Maluku Utara,  Wijayengrono, MA.

Kadis Pariwisata Ternate, Samin Marsaoli

Wakil Walikota Ternate, Abdullah Taher saat membuka workshop memberikan penghargaan  kepada Dispar kota Ternate yang memiliki kepedulian terhadap upaya pelestarian cagar budaya, dengan melakukan workshop Ternate Bandar Rempah Dunia.

Menurutnya, kegiatan workshop dengan tema Ternate Bandar Rempah Dunia, bukanlah tema tanpa alasan, melainkan sebuah kenyataan sejarah. “Sejarah tentang negeri Moloku Kie Raha yang memukau dunia dimasa lalu hingga pesona pusakanya dimasa kini” kata wakil wali kota.

Lanjutnya,  salah satu corak pariwisata yang tengah dirintis dan dikembangkan di Ternate saat ini sebagai implementasi pembangunan pariwisata yang berkelanjutan. “Dalam konteks ini, pengembangan sebuah produk pariwisata yang memberikan penghormatan terhadap kebudayaan maayarakat lokal, termasuk ketika kita berdiskusi tentang tema rempah hari ini,” ujarnya.

Kegiatan ini, lanjutnya, merupakan bukti komitmen pemerintah dalam pengembangan dunia pariwisata daerah, meskipun dalam perspektif yang berbeda dengan yang dianut oleh kebanyakan kalangan selama ini.

“Namun demikian, apa yang dilakukan saat ini, dengan menampilkan narasumber serta peserta workahop yang berkompeten, dijamin dapat mewujudkan kualitas  yang mengantarkan kita pada sebuah tatanan kehidupan masyarakat yang insya Allah lebih baik dimasa yang akan datang,” harapnya.

Sementara itu, kepala Dinas Pariwisata (Dispar) kota Ternate, Samin Marsaoly, S.STP mengatakan, tema Ternate Jalur Dunia Rempah yang diselenggarakan Dispar, bertujuan mengulas tentang perspektif sejarah kejayaan masa lalu dengan harapan, kejayaan itu diakui oleh dunia.

Menurutnya, poin penting dari kegiatan ini adalah upaya yang akan dilakukan kedepan, baik melalui upaya penyusunan regulasi maupun langkah kongkrit dalam mewujudkan Ternate sebagai world haritage yang diakui badan dunia UNESCO. (Bnto)