Beranda Hukrim Korban Hilang di Air Terjun Sigela Ditemukan Tewas

Korban Hilang di Air Terjun Sigela Ditemukan Tewas

1024
0
BAGIKAN

Gamalamanews.com-TIDORE, Indra Conoras (21) Warga Desa Kaiyasa, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, yang hilang akibat terjatuh ke dalam air Terjun Sigela, kecamatan Oba, minggu (16/07/17), senin siang berhasil ditemukan.

Kapolsek Oba, Iptu Ambo Wellang, mengatakan “korban di temukan oleh tim SAR gabungan Satuan Brimobda Polda malut dibawa pimpinan Pasi ops Den A. pelopor Sat Brimob Polda Malut Iptu D. Jefri dan Tim Basarnas serta anggota Koramil Oba dibawa pimpinan Dandramil Oba Kapten Inf. Hamid serta personil Polsek Oba Polres Tidore kepulauan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Oba dan dibantu masyarakat”, ungkap Kapolsek setempat.

Lanjut Kapolsek, “evakuasi berlangsung kurang lebih 2 jam dengan cara dikait dengan menggunakan besi, tindakan tersebut dilakukan di karenakan tim SAR yang akan melakukan penyelaman terkendala dengan derasnya pusaran arus air sehingga tim memutuskan menunggu arus air mulai berkurang baru dilakukan penyelaman namun tetap dilakukan upaya pencarian dengan cara manual yaitu di lakukan pencarian dengan menggunakan besi bangunan ukuran delapan mili”, bebernya.

“Pukul 12.00 WIT korban di evakuasi ke puskesmas rawat inap Payahe Kecamatan Oba Kota Tikep untuk dilakukan pemeriksaan luar oleh Dr. siti qomaria”.

Dari hasil pemeriksaan dokter sementara, korban diduga meninggal karena kehabisan oksigen hal ini dapat dilihat dari darah yang keluar dari hidung maupun mulut korban dan mengenai biru biru yang timbul di bagian tubuh korban itu adalah lebam mayat yang timbul 30 menit setelah korban meninggal namun lebam tersebut akan hilang 12 jam setelah meninggal dan untuk memastikan penyebab kematian sebenarnya harus dilakukan Otopsi jenazah.

“Namun pemeriksaan dalam atau otopsi tidak dilakukan oleh Dokter karena keluarga korban tidak mau dilakukan otopsi dan menerima kematian yang dialami korban adalah murni kecelakaan”.

Setelah mendengar pernyataan Dari orang tua korban, Kapolsek Oba, Iptu Ambo Wellang langsung meminta kepada orang tua korban agar membuat surat pernyataan penolakan otopsi.

“Selanjutnya pada pukul 13.20 wit korban di bawa ke Desa Kaiyasa Kecamatan Oba Utara oleh orang tua korban dengan menggunakan mobil ambulance Puskesmas Rawat Inap Payahe untuk dilakukan pemakaman”, tutup Kapolsek.(HI)