Beranda Halmahera Utara Pangdam XVI/PTM Cek Kesiagaan Satgad Operasi Pamrahwan Kelompok Radikal

Pangdam XVI/PTM Cek Kesiagaan Satgad Operasi Pamrahwan Kelompok Radikal

396
0
BAGIKAN

Gamalamanews.com-TOBELO (20/07/17), Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayor Jenderal TNI Doni Monardo didampingi sejumlah pejabat TNI Jajaran melakukan pengecekan kesiagaan Satgas Ops Pamrahwan diwilayah Kabupaten Halmahera Utara,

Pangdam beserta rombongan diantaranya Danrem 152/Babullah Kolonel Inf Sachono, S.H., M.Si, Asintel Kolonel Inf R. Suranto, S,.Ip, Aster Kolonel Inf Ali Alimudin, Dandim 1508/Tobelo Letkol Arh Herwin Budi Saputra dan Wadan Satgas Yonif 726/Tml Mayor Inf Ary Eko Pramono, bertolak dari Pelabuhan Guraping Sofifi menuju Tobelo melaksanakan pengecekan serta bertatap muka dengan anggota pos-pos pengamanan Satgas Yonif 726/Tamalatea.

Antara lain Pos Tetewang, Pos Dumdum dan Pos Malifut, dalam kegiatan di setiap posnya juga turut dihadiri warga sekitar serta didampingi Muspika dan tokoh masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut Pangdam menghimbau kepada masyarakat untuk dapat senantiasa ikut menjaga situasi dan kondisi keamanan yang kondusif di desa mereka.

Selain itu upaya peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat yang dijalankan oleh Kodam XVI/Pattimura akan tetap berlanjut dan dalam kesempatan itu Pangdam juga mengenalkan kelapa jenis Bido yang dinilai unggul serta pengenalan alat pengupas kelapa secara praktis.

Selain itu Pangdam juga menekankan kepada Prajurit Satgas untuk selalu memantau perkembangan situasi dan kondisi, terapkan Buddy System dalam setiap pergerakan yang mencurigakan serta bersinergi dengan aparat Kepolisian.

Usai mengecek Pos, Pangdam beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju Tobelo dan melakukan silaturahmi dengan Anggota MMI (Majelis Mujahidin Indonesia) yang pernah mengunggah video yang sempat menimbulkan keresahan dikalangan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut para tokoh yang terlibat dalam video tersebut yaitu SY alias Abu Gema dan Abu Fahmi meminta maaf atas keresahan yang terjadi akibat video yang sempat beredar di medsos namun perlu diklarifikasi bahwa dalam video tersebut, “sebetulnya saat itu kami sedang melakukan pendakian Gunung Dukono, dikarenakan cuaca yang sangat dingin maka dilakukanlah semacam games yang belakangan disebut-sebut sebagai pelatihan semi militer juga saat itu kami merasa bersalah telah memakai kaos berlogo mujahidin dan pengupload video tersebut juga tanpa sepengetahuan kami.

“Perlu ditegaskan dalam kesempatan ini bahwa kami tidak terkait dengan kegiatan-kegiatan radikal dan kami berkomitmen untuk menjaga stabilitas keamanan serta setia kepada NKRI, karena pada dasarnya dalam hati sanubari kami menolak adanya ISIS dan pergerakannya” ungkap Abu Fahmi.

Sementara itu usai acara Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Herwin Budi Saputra menyampaikan bahwa kunjungan Panglima Kodam XVI/Pattimura kali ini selain untuk melakukan peninjauan Pos Satgas Ops Pamrahwan serta bersilaturahmi dengan anggota MMI Tobelo, direncanakan Pangdam juga akan meninjau secara langsung pelaksanaan kegiatan Opster yang saat ini sedang berlangsung diwilayah Halmahera Utara.(HI/DV)