Beranda Halmahera Selatan Dua Motor dan Tiga Siswa Jatuh Saat Banjir Datang

Dua Motor dan Tiga Siswa Jatuh Saat Banjir Datang

651
0
BAGIKAN

Jamudin : Sampai saat ini satu buah motor belum ditemukan.

LABUHA – Ambruknya jembatan penghubung antara Desa Jikotamo dan Desa Kampung Buton, hari ini nyaris memakan korban jiwa.
Pasalnya kurang lebih 3 warga ikut terbawa banjir akibat jatuh dari jembatan saat banjir datang. Kejadian tersebut terjadi saat tiga orang siswa SMA melintas di jembatan tersebut. Beruntung ketiganya selamat karena ditolong warga.

Menurut Jamudin La Sandiri,  salah satu tokoh pemuda setempat,  “Satu motor sudah ditemukan satu lagi sampai saat ini belum ditemukan,” terangnya.
Lanjutnya, Jatuhnya ketiga siswa SMA tersebut, yakni Rico (12), Rian (13) Dan UL (12), secara tiba-tiba pada saat banjir datang, bertepatan dengan ketiganya melintas di atas jembatan.

“Dorang anak SMA kage karena pas dorang lewat di tengah jembatan tiba-tiba jembatan patah tengah,” terangnya.

“Sampai saat ini para siswa tidak bisa ke kesekolah lantaran jembatan penghubung rusak”, jelas salah satu warga Obi Jamudin La Sandiri saat menghubungi wartawan melalui saluran telpon.

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halsel Iksan Subur, menyampaikan terkait ambruknya jembatan Obi, pembangunan jembatan menjadi kewenangan Pemerintah provinsi. “Pemda Halsel melalui BPBD telah menurunkan tim investigasi dan verifikasi dari BNPB telah turun ke Obi dan mengkrosceknya,” terangnya.

Lanjut, Iksan, Pemda Halsel saat ini menunggu jawaban dari BNPB PUSAT terkait anggaran pembangunan tahun ini (2017), olehnya itu saat ini BPBD telah melaporkan kejadian ini ke BPBD Provinsi untuk memfollow up ke BNPB.

“Pemda Halsel berkeinginan besar membangun jembatan ini dalam APBD 2017, hanya terbentur dengan masalah kewenangan yang bisa menjadi temuan,” tutupnya.(Raja)