Beranda Maluku Utara AGK “Sleding” Partai Rudi

AGK “Sleding” Partai Rudi

1139
0
BAGIKAN
Ilustrasi

TERNATE – Saling sleding partai, kembali terjadi di  bursa pencalonan Gubernur Maluku Utara, setelah sebelumnya partai yang diidamkan oleh Abdul Gani Kasuba (AGK) untuk membawa dirinya dapat bertarung di pemilihan Gubernur Maluku Utara 2018 -2023 yakni, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang direbut oleh adik kandungnya sendiri yaitu pasangan calon Gubernur Muhammad Kasuba dengan Majid Husen (MK-MAJU).

Setelah publik dibuat terkejut dengan posisi partai yang selama ini diyakini dapat mengusungnya diputaran pemilihan umum, disleding oleh adik kandungnya, AGK pun melanjutkan pencarian armadanya. Menjelang empat hari pendaftaran pencalonan peserta calon gubernur, AGK berhasil mengambil alih posisi Partai Demokrasi Indonesia  Perjuangan (PDIP) yang sebelumnya di yakini publik akan mengusung pasangan calon Rudi Erawan dan Hein Namotemo (Rudi-Hein), Kamis (4/1/2018).

Melalui siaran langsung dari Kompas TV  Megawati Soekarno Putri, Ketua Umum PDIP menyampaikan bahwa ia adalah orang yang pernah ke Maluku Utara untuk mengatasi konflik, untuk itu dia juga menentukan pilihannya dengan cara yang sama yaitu putar-putar memilih calon Gubernur Maluku Utara nanti.

“Saya adalah orang yang pernah putar-putar di Maluku Utara yang pernah saya ceritakan untuk mengatasi konflik, jadi akhirnya juga saya putar-putar akhirnya saya pikir baiklah, jadi dia adalah KH. Abdul Gani Kasuba (AGK)”, ujar Megawati.

Dari siaran langsung itu diketahui bahwa Megawati memilih menjatuhkan rekomendasinya kepada pasangan calon AGK-Yasin karena prestasi maupun jabatan yang pernah diemban dari kedua pasangan tersebut.

“Untuk wakil setelah saya cari, akhirnya  ketemu yaitu  Muhammad Ali Yasin, jadi kalau lihat orangnya ya beda dengan hasilnya,” pungkas Megawati seusai membacakan kurikulum vitae kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Malut tersebut. (HT)