Beranda Halmahera Selatan Abaikan Pilgub Iswan Fokus Penanganan Dana Desa

Abaikan Pilgub Iswan Fokus Penanganan Dana Desa

388
0
BAGIKAN

LABUHA – Setelah sejumlah pegawai ASN di lingkup Pemkab Halsel dipanggil Bawaslu termasuk Sekda Halsel Helmi Surya Botutihe dan sejumlah Kepala SKPD, Wakil Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Iswan Hasjim justru memilih melakukan sidak dan pengawasan pelaksanaan pembangunan di desa-desa yang menggunakan anggaran APBN Dana Desa tahun 2017, Rabu (17/1).

Upaya ini dilakukan untuk memastikan agar pelaksanaan pembangunan disetiap desa tidak disalahgunakan dan anggaran Dana Desa dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sesuai harapan masyarakat.

Iswan Hasjim melakukan monitoring pembangunan dibeberapa desa di kecamatan Mandioli Selatan, Mandioli Utara, dan Botang Lomang.

Pada kesempatan kali ini Wabup lakukan sidak pembangunan infrastruktur di Desa Lele, Desa Pelita, Desa Indong, Desa Sawangakar, Desa bobo, Desa Kampong Baru, dan Desa Toin.

Dirinya berharap dan berpesan agar perangkat desa dapat memanfaatkan Dana Desa ini dengan baik dan tidak asal-asalan dalam membangun infrastruktur untuk masyarakat.

“Gunakan dana desa sesuai dengan aturan yang ada. Jangan membangun dengan asal-asalan. Bangunlah sesuai harapan dan prioritas masyarakat setempat,” pesannya.

Iswan selalu menghimbau Kepada seluruh aparat desa agar dalam penggunaan anggaran yang ada dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin dan berhati-hati untuk tidak menyalahgunakan penggunaan dana desa tersebut.

Dia juga menghimbau agar sesuatu yang ingin dibangun dapat dilakukan musyawarah dengan masyarakat agar mendapatakan kesepakatan bersama guna pembangunan yang diinginkan.

Dijelaskannya, dirinya, akan melakukan sidak tersebut sampai ke 249 desa di Halmahera Selatan guna memastikan seluruh Dana Desa telah dipergunakan sesuai dan untuk pembangunan infrastruktur desa tersebut.

Dalam sidaknya tersebut, Iswan merasa puas dengan hasil yang dilihatnya, dikarenakan hampir seluruh desa yang dikunjunginya telah melakukan berbagai pembangunan infrastruktur mulai Jalan, MCK, PAUD, Rumah Guru, TPQ, Posyandu, Pagar, Drainase,Air Bersih serta barang penunjang desa lainnya seperti Mesin Listrik 20 – 75 KVA, Motor Laut dengan mesin 40 K, Mesin Katinting, dan tenda acara. (Raja)