Beranda Halmahera Selatan Kades Se-Halsel Menuntut Gaji

Kades Se-Halsel Menuntut Gaji

721
0
BAGIKAN

Bustamin: Kalau mau 6 bulan, bayar pake daun?

LABUHA – Sedikitnya para kepala desa yang terhimpun dari 249 Desa di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Jumat (2/02).

Dalam aksi tersebut, para kepala desa menuntut pemerintah daerah agar segera membayar tunggakan gaji pemerintah Desa dan Kaur Desa tahun 2017 sebanyak 6 bulan.

Desakan para kades kepada Pemkab (Halsel) tersebut di respon positif, namun Pemda Halsel hanya mampu merealisasikan 3 bulan dari tunggakan 6 bulan, sesuai dengan rekomendasi yang di keluarkan oleh kepala Dinas DPMD Halsel Hi Bustamin soleman.

Hal ini membuat para kades memberontak, lantaran dinilai Pemkab tidak mampu mengelola pemerintahan di Kabupaten Halmahera Selatan, sehingga semua gaji para kades dan kaur belum dapat dibayarkan selama 6 bulan di tahun 2017 hingga sekarang.

“Pihak Dinas DPKAD hanya bisa memenuhi untuk membayar 3 bulan dari 6 bulan yang belum di bayarkan tersebut”, jelas Sekretaris BPKAD Halsel, Riki Subur, saat menemui para kades didepan Kantor BPKAD Halsel, Jum’at (2/2).

Meski begitu, pihak kepala desa melalui salah seorang kades menuturkan, jika Pemda Halsel tidak memenuhi tuntutan mereka dengan membayar gaji selama 6 bulan maka, mereka akan melakukan aksi lebih besar lagi.

“Tunggakan gaji itu baru bisa dibayarkan 3 bulan kalau dipaksakan 6 bulan mau bayar pake daun?”, tegas Kadis PMD Halsel, Hi Bustamin Soleman dihadapan masa aksi, Jum’at.

Dalam aksi tersebut, terjadi saling dorong antara para Kades dan Satpol-PP dipintu masuk Kantor BPKAD. Para kades memaksa menerobos masuk ke dalam kantor BPKAD Halsel namun dapat dihalau oleh Satpol-PP Halsel. (Raja)