Beranda Maluku Utara Menteri Terbaik Dunia akan Berkunjung ke Malut

Menteri Terbaik Dunia akan Berkunjung ke Malut

1191
0
BAGIKAN
Ahmad Hatari

TERNATE – Seketika hampir semua yang hadir dalam kegiatan pelantikan konsolidasi, Rakorsus dan TOT Komisi Saksi Nasdem Wilayah/Daerah se-provinsi Maluku Utara  (Malut) untuk mengawal kemenangan Nasdem pada pilkada 2017 dan pemilu 2019 di Hall Resto Royal  pukul 09:00 Wit terpana,  saat Ahmad Hatari yang juga sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) mengatakan akan menghadirkan menteri terbaik di dunia Sri Mulyani di Malut, Senin (19/2/2018).

Perkataan ini bukan tanpa alasan, dan memang sengaja dikeluarkan Ahmad Hatari yang juga sebagai salah satu anggota Komisi XI DPR-RI itu.

“Kita akan menghadirkan segera di provinsi Maluku Utara, kita akan menghadirkan seorang menteri terbaik dunia, yakni Sri Mulyani Menteri Keuangan Republik Indonesia,” ucapnya dalam sambutan.

Bahkan Hatari mengatakan, Sri Mulyani Menteri Keungan RI sudah menetapkan jadwal, akan datang di Maluku Utara.

Salah satu agenda kedatangan Sri Mulyani dengan tujuan untuk melaksanakan rapat kepala daerah se-provinsi Maluku Utara, juga dalam rangka menghadiri seminar nasional. Bagaimana negara harus melihat kesulitan, masyarakat yang berada di daerah, pinggiran, jangan hanya retorika pemerintah, ini Nawacita yang ke tiga harus sungguh-sungguh  akan dilaksanakan.

“Beliau sudah menetapkan jadwal tanggal 5 April akan hadir di Malut, untuk menjelaskan kepada rakyat Malut, bagaimana kesenjangan dipersempit, bagaimana keadilan ekonomi di provinsi dengan luas laut dan luas daratan tidak berbanding lurus,” ujar Hatari.

Dengan begitu, mudah-mudahan beliau (menteri-red) bisa memberikan pencerahan pada kita, saya minta petinggi Nasdem, Bupati dan kepala daerah serta pimpinan DPRD Provinsi dapat hadir dan melihat bagaimana strategi beliau, untuk mempersempit kesenjangan, untuk melahirkan keadilan rkonomi, untuk mengurangi angka kemiskinan di Maluku Utara.

“Setelah beliau mendapat predikat sebagai menteri terbaik dunia, bukan menteri keuangan terbaik dunia, saya pikir itu penegasan,” pungkasnya. (HT)