Beranda Halmahera Selatan Menjelang Pilgub Kebutuhan Uang Tunai di Halsel dan Halut Bertambah

Menjelang Pilgub Kebutuhan Uang Tunai di Halsel dan Halut Bertambah

381
0
BAGIKAN
Kepala Bank Indonesia (BI) perwakilan Malut, Dwi Tugas Waluyanto

TERNATE – Menjelang Pemilihan Gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut), yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2018 nanti, keadaan kondisi keuangan diperkirakan akan mengalami kenaikan. Hal ini disebabkan oleh tingkat konsumsi yang semakin bertambah, pada saat kampanye berlangsung.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Bank Indonesia (BI) perwakilan Malut, Dwi Tugas Waluyanto saat di temui awak media di Gedung Grand dafam Bela Hotel baru-baru ini, menurutnya kondisi keuangan karena pilkada ini memang diperkirakan ada kenaikan.

“Pasti konsumsi akan meningkat pada saat kampanye,” bebernya.

Selain itu pada saat kampanye perlu ada penambahan uang tunai karena permintaan dari masyarakat  juga tentu meningkat.

“Jadi ini juga kita harus antisipasi, kebutuhan uang cash (tunai-red) juga meningkat tapi diperkirakan tidak terlalu tajam, mungkin peningkatannya sekitar 10 sampai 20 Persen,” katanya.

Menurutnya, karena tahap kampanye sudah berlangsung, dari sepuluh kabupaten kota yang sudah mengalami kenaikan permintaan uang tunai, itu di Halmahera selatan dan Halmahera Utara.

“Di Halmahera Selatan, disanakan ada kas titipan, juga Halmahera Utara ada kas titipan, ada peningkatan permintaan uang tunai karena pasti ada kebutuhan belanja yang meningkat sehingga peredaran uang itu juga bertambah,” terang Dwi. (HT)