Beranda Maluku Utara ARB Lakukan Aksi Dukungan Moril untuk KPU dan Bawaslu Malut

ARB Lakukan Aksi Dukungan Moril untuk KPU dan Bawaslu Malut

930
0
BAGIKAN

TERNATE – Sekelompok orang yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Rakyat Bersatu (RKB) sore tadi Jumat (6/7) menggelar aksi dukung moril di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara.

Aksi dukungan moril yang dilakukan ARB terhadap pihak penyelanggara, bertujuan agar bisa mendukung pihak penyelanggara dalam hal ini KPU dan Bawaslu untuk tetap bekerja sesuai dengan aturan tanpa harus terintervensi oleh pihak manapun.

Seperti yang termuat dalam selebaran propaganda masa aksi, “ARB meminta agar KPU dan Bawaslu berdiri di garis paling depan dalam mengawal agenda di Negeri ini dari oknum-oknum yang mau merusak nilai dan tatanan demokrasi, selain itu KPU dan Bawaslu harus tetap pada undang-undang sehingga independensinya sebagai penyelenggara tidak mudah goyah oleh intervensi siapapun”.

Arb juga memberikan dukungan kepada pihak keamanan TNI dan POLRI yang telah ikut menjaga dan mengawal jalannya pesta demokrasi di Maluku Utara, dan berharap dapat memberikan sangsi hukum pada pihak-pihak yang sengaja ingin melakukan pelanggaran Pemilu.

Kordinator aksi ARB Chalid Moti Jumat (6/7) kepada GamalamaNews.com mengatakan, KPU dan Bawaslu agar tetap pada hasil pleno 10 Kabupaten Kota, seperti yang telah diketahui seluruh masyarakat Maluku Utara.

“Aksi yang dilaksanakan oleh Aliansi Rakyat Bersatu adalah sebagai dukungan moril, yang mendukung oleh pihak KPU dan Bawaslu agar tetap dalam proses pekerjaannya agar tidak melakukan hal-hal yang merusak nama penyelanggara, juga tidak diintervensi oleh pihak manapun, karena kita semua sudah tau bahwa dari hasil perekapan pleno 10 Kabupaten Kota sudah di menangkan oleh AHM-RIVAI “, jelasnya.

Selain itu ARB juga mempertegas beberapa sikap dalam selebaran aksi.

1. Mendukung penyelenggara dalam hal ini KPU dan Bawaslu agar melakukan tahapan pleno rekapitulasi suara di tingkat provinsi

2. Mendukung aparat keamanan dalam hal ini, TNI dan POLRI dalam melakukan pengamanan pleno perhitungan rekapitulasi suara di tingkat provinsi.

3. Menghimbau kepada lapisan masyarakat agar menerima hasil putusan KPU Maluku Utara. (HH)