Beranda Halmahera Barat HUT Pramuka ke 57, Wabup Halbar Bertindak sebagai Inspektur Upacara

HUT Pramuka ke 57, Wabup Halbar Bertindak sebagai Inspektur Upacara

427
0
BAGIKAN

JAILOLO– Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), menggelar Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka yang ke 57 Tahun dengan mengusung tema” Pramuka Perekat NKRI” yang berlangsung di Wisata Saecico Desa Lako Akediri Kecamatan Sahu. Selasa (14/8/2018).

Wakil Bupati Ahmad Zakir Mando, S.Sos.  bertindak sebagai inspektur upacara, sementara komandan upacara, Arman Latelai (Pengurus Kwarcab Halbar). Untuk itu peserta upacara terdiri dari 16 Gudep seluruh SMA Se-Halbar dan 12 Gudep seluruh SMP Se-Halbar serta para guru dan kakak pendamping yang berjumlah kurang lebih 382 Orang.

Sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka pada HUT Gerakan Pramuka ke 57 tahun 2018, yang dibacakan langsung oleh inspektur upacara Ahmad Zakir Mando.

Dalam sambutannya, mengatakan selaku Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, menyampaikan Selamat Hari Pramuka ke-57 bagi segenap jajaran dan Keluarga Besar Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia dan perwakilan di luar negeri. Pendidikan kepramukaan yang mendasarkan pada Satya dan Darma Pramuka harus benar-benar tartanam dalam hati setiap insan Pramuka sebagai pedoman bersikap dan berprilaku.

“Kakak-kakak dan adik-adik yang saya banggakan, Gerakan Kepanduan sebagai cikal bakal Gerakan Pramuka telah ada di bumi Pertiwi sejak tahun 1912 dengan nama kelompok baik berdasarkan name etnik maupun keagamaan eksistansi gerakan ini di Indonesia telah di mulai sejak 106 tahun yang lalu. Filosofi dan nilai-nilai kepramukaan digali dari bangsa dan kebudayaan Indonesia, yang bersamaan waktunya dengan berkembangnya gerakan kepanduan dunia yang dirintis oleh Sir Baden Powell di lnggris”, jelasnya.

Lanjutnya,”Setelah para Pandu Indonesia merintis Sumpah Pemuda tahun 1928 kemudian mendorong Bung Karno dan Bung Hatta memproklamasikan Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945, dan mengisi kemerdekaan Indonesia, jumlah organisasi kepanduan berkembang cepat. Dengan semangat persatuan dan kesatuan, Bung Karno kemudian menyatukan 60 organisasi kepanduan menjadi Gerakan Pramuka dengan menerbitkan Keputusan Presiden No. 238 tahun 1961.

Sementara itu, kata Zakir, Presiden Soekarno menyerahkan Panji Gerakan Pramuka kepada Kak Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tanggal 14 Agustus 1961 yang berpesan bahwa Gerakan Pramuka berfungsi untuk membina dan memantapkan karakter kaum muda Indonesia.

“Bung Karno menunjuk Kak Sultan menjadi Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka pertama yang kemudian dikukuhkan menjadi Bapak Pramuka Indonesia pada tahun 1988 dalam Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka di Dili-Timor Timur (sekarang negara Timor Leste) dan tanggal kelahiran beliau 12 April telah ditetapkan menjadi hari Bapak Pramuka Indonesia”.

Tambahnya, “Dalam konteks Indonesia, Gerakan Pramuka menjadi “rumah kita bersama”, dan itulah harapan bangsa ini Kepada Gerakan Pramuka. Untuk itulah, HUT Pramuka ke-57 sekarang ini kita mengangkat tema “Pramuka Perekat NKRI”. Hal ini menegaskan bahwa Gerakan Pramuka tetap konsisten dan fokus untuk mendidik karakter kaum muda Indonesia untuk bersatu menjaga persatuan dan kesatuan demi utuhnya NKRI.

Ia juga menghimbau kepada para orangtua dan guru, agar tidak ragu-ragu untuk memberikan kesempatan sekaligus dukungan kepada putra-putrinya untuk mengikuti kegiatan kepramukaan di gugus depan masing-masing.

“Kakak-kakak dan adik-adik yang saya banggakan, sebagai tahun politk, pencalonan anggota legislatif serta pencalonan Presiden dan Wakil Presiden tentunya agak panas situasinya. Saya berharap anggota Pramuka diseluruh jenjang hendaknya dapat memberikan kesejukan dan jangan terlibat kegiatan politik praktis. Untuk itu, saya mengharapkan kepada seluruh jaiaran Pramuka agar merapatkan barisan untuk bekerjasama secara sinergis guna mewujudkan kaum muda Indonesia yang berkepribadian luhur, berkarakter, berwatak, handal dalam berfikir dan bertindak, memiliki jiwa bela negara, dan terampil dalam berbagai kecakapan sebagai bekal hidup kelak”.

Dikatakan, Zakir  momentum ini, kami ucapkan terima kasih dan tetap mengharapkan kepada pemerintah pusat dan daerah agar dapat memberikan alokasi dana secara kontinyu untuk aktivitas Gerakan Pramuka, karena banyak daerah dan cabang yang masih sangat minimal mendapatkan dana yang berasal dari APBN dan APBD.

Kepada para penerima penghargaan dari Gerakan Pramuka, saya ucapkan selamat dan terima kasih atas jasa-jasa, pengabdian, dan kerjasama selama ini dalam meningkatkan aktivitas dan kualitas Gerakan Pramuka. Semoga penghargaan yang telah diterima dapat memacu dan mendorong kakak-kakak untuk dapat membantu tanpa bosan dan lelah guna memajukan Gerakan Pramuka dalam mencapai tujuan yang dicita-citakan bangsa ini. Saya mengucapkan selamat kepada para pelatih dan pembina yang mengikuti Karang Pamitran Nasional mulai tanggal 13 – 19 Agustus 2018 di Desa Lebak Hanjo, Kabupaten Malang, Jawa Timur dan semoga sukses sena membawa dampak pada peningkatan kualitas pendidikan kepramukaan.

Perlu diketahui, Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Halbar Yuliche D Baura, S.Th, Wakil Bupati Halbar A. Zakir Mando, S.Sos, Sekda Halbar  Drs. Syahril Abd. Rajak, M.Si, mewakili Kapolres Halbar Kasat Binmas AKP Jusman Husain, mewakili Dandim 1501 Pabung Jailolo – Ternate Mayor Inf. Marjaka, Kadis Perhubungan Pemkab. Halbar Agus Purwoko,mewakili Danyonif RK 732 Banau Pasi Ops Lettu Inf. Danil, Camat Sahu ketua FKPPI Halbar Ramli Naser dan Kades Lako Akediri serta para kaka Mabicab Kwarcab Halbar berjumlah kurang lebih 50 Orang.(Uk)