Beranda Maluku Utara HUT RI Di Morotai, Diwarnai Insiden Bendera

HUT RI Di Morotai, Diwarnai Insiden Bendera

1730
0
BAGIKAN

MOROTAI – Sangat disayangkan, peringatan detik-detik Proklamasi dan upacara HUT Kemerdekaan RI ke 73, di Kabupaten Pulau Morotai, Jumat (17/8).

Upacara yang berlangsung di lapangan MTQ Desa Darame Kecamatan Morotai Selatan (Morsel), diwarnai insiden dihadapan para tamu dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang telah dilatih berbulan-bulan, nampak harus pasrah menerima kejadian tersebut.

Amatan media ini, insiden terjadi berawal ketika pembawa baki bendera, yaitu Totike Putri Morotia Lohor beserta pasukan, menuju ke tiang untuk pengibaran, tiba-tiba bendera yang terletak di atas baki, tertiup angin sehingga ujung bendera terjatuh ke tanah.

Melihat ujung bendera terjatuh di tanah, salah satu pembina langsung lari ke dalam lapangan untuk memperbaiki kembali.

Namun, setelah diperbaiki dan sampai ke tiang bendera, ketika bendera Merah Putih dikaitkan dan dibentangkan untuk dikibarkan, ternyata bendera tersebut dalam posisi terlilit.

Insiden tersebut membuat Inspektur Upacara (Irup) Wakil Bupati Morotai, Asrun Padoma, dan peserta upacara nampak kecewa dan menyesal.

Sementara, Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Morotai, Lisa Lisnawati Lanoni, saat di konfirmasi membenarkan, “Kesalahan bukan direncanakan dan kelalaian Paskibraka melainkan faktor alam”, ujarnya.

Ini bukan kesalahan sengaja dan kesalahan ini disebabkan karena faktor alam, angin yang meniup bendera hingga jatuh. Begitu juga kesalahan kedua, kata dia. Ini disebabkan kerena kesalahan pertama. Sehingga pada saat bendera Merah Putih dikaitkan dan dibentangkan untuk dikibarkan, ternyata bendera tersebut dalam terlilit. ”Jadi ini bukan disengaja,” jelas Ketua PPI.

Diketahui, pasukan pengibaran bendera dipimpin Dan Pas Letda ADM Aldiansyah Firman Syahputra dari TNI-AU Leo Watimena Morotai, Dan Pok Ramdan N Sidin dari SMU Nurulyakin Sangowo, Pembawa Baki Totike Putri Morotia Lohor siswi SMA Negeri 1 Pulau Morotai dan Pendamping Rukiana Syaban dari SMA Negeri 1 Pulau Morotai, Pembentang Bendera M Rian Sibua dari SMK Negeri 1 Morotai, Pok Delapan Rifal Derabil Al Safi dari SMA Negeri 1 Morotai, Pengkai Wawan A Taher dari SMA Negeri 1 Morotai serta pelengkap pasukan 8 Nurul F Batawi asal SMA Negeri 4 Morotai di Bere-Bere, Risna Paluan asal SMA Negeri 1 Morotai dan Mawarni Abbas dari SMA Negeri 1 Morotai.

Upacara tersebut dihadiri oleh Bupati Morotai Benny Laos, para anggota DPRD Morotai, Forkompimda, puluhan pimpinan SKPD, serta para tamu undangan lainnya. (Cal)