Beranda Halmahera Barat Tolak Pembangunan Pasar di Lokasi Terminal Jailolo, Masyarakat dan Pedagang Kaki Lima...

Tolak Pembangunan Pasar di Lokasi Terminal Jailolo, Masyarakat dan Pedagang Kaki Lima Demo Pemda Halbar

425
0
BAGIKAN
Aksi demo di Kantor Bupati Halmahera Barat

Massa Aksi Sempat Terlibat Adu Mulut dengan Bupati Halbar

JAILOLO – Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Komunitas Pedagang Kaki Lima bersama Koalisi Masyarakat Jailolo, Rabu, (21/11/18) menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati Halmahera Barat.

Massa yang datang  dengan menggunakan satu unit mobil pick-up dilengkapi dengan sound sistem, menuntut Bupati Halmahera Barat, Danny Missy, agar segera menghentikan pembangunan pasar Higienis di area terminal Jailolo.

“Terminal dan pasar merupakan satu mata rantai  yang tidak bisa dilepaskan atau dipisahkan.Pasar akan dapat melengkapi kebutuhan masyarakat kecamatan Jailolo khususnya, dan Halmahera Barat pada umumnya dan terminal akan dapat memfasilitasi pengunjung pasar yang melakukan kegiatan jual beli di pasar Jailolo dan menggunakan terminal, sebagai tempat peralihan dan pemberhentian kendaraan umum. Namun sungguh sangat mengejutkan, area terminal Jailolo justru di bangun pasar,” teriak korlap aksi Udin Bakar sangat menyampaikan orasinya.

Dikatakan Udin, Pembangunan pasar di area terminal Jailolo melahirkan reaksi negatif dari pedagang pasar Jailolo.

“Terminal yang dijanjikan akan difungsikan ternyata puing -puing kios yang terbakar masih berserakan di sana sini. Calo-calo pasar yang dijanjikan pemerintah akan dibasmi dalam waktu singkat, justru malah melahirkan calo-calo baru,” ujarnya.

Selain itu, Udin,  juga menegaskan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat untuk menghentikan pembangunan pasar yang dibangun di atas area terminal Jailolo dan memfungsikan kembali terminal Jailolo tanpa terkecuali.

“Kami meminta kepada Bupati Danny Missy untuk mencopot Kadis Perhubungan dan Kadis Disperindagkop karena tidak mengemban amanah sebagai kepala dinas di lingkup pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat,” lanjutnya.

Korlap aksi juga mengatakan, “Kami juga meminta kepada Bupati agar segera mengevaluasi kinerja Sekertaris Daerah Syahril Abdul Rajak, karena dinilai gagal dalam menjalankan Roda Pemerintahan.

Sementara Fahmi Albar, salah satu orator aksi, mengatakan dirinya menolak keras pembangunan Pasar Higienis yang dibangun di area terminal Jailolo.

“Pembangunan yang dibangun, hari ini kita, telah bersepakat dengan pemda di satu Minggu kemarin, bahwa pemda akan melakukan pemberhentian pembangunan pasar, sampai kita hearing dengan DPRD tetapi nyatanya, sejauh ini Pemda masih membiarkan pembangunan pasar, masih terus berjalan, artinya, pemda telah lalai dengan komitmen kita,” jelasnya.

Sementara aksi berjalan, Bupati Halbar Danny Missy,  meminta hearing bersama massa aksi, namun bupati, sempat terlibat adu mulut dengan massa aksi.

“Yang pelaku pasar ikut saya ke ruangan, yang bukan pelaku pasar di luar,” sebut Danny, saat hendak melakukan hearing terbuka, bersama massa aksi. (UK)