Beranda Maluku Utara Asrul: Terkait Harga Kopra Masih dalam Pembahasan DPRD

Asrul: Terkait Harga Kopra Masih dalam Pembahasan DPRD

271
0
BAGIKAN
Ilustrasi petani kopra.

TERNATE -Anjloknya harga kopra sampai saat ini melalui Dinas Perindustrian dan perdagangan (Diaprindag) provinsi Maluku Utara (Malut) mengaku, bahwa tidak ada permainan kartel dan penurunan harga kopra masih dibahas di Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Malut.

Kepala Disprindag Provinsi Maluku Utara Asrul Gailea, saat dikonfirmasi Selasa (11/12/) menuturkan, Upaya kenaikan harga kopra terus dilakukan, dan konsultasi dengan DPRD Provinsi terus dilakukan.

Ketika ditanya terkait dengan, investor yang didatang oleh Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, belum lama ini, Asrul mengaku, bahwa setiap daerah selalu terbuka untuk melakukan investasi, baik pengusaha besar maupun pengusaha kecil mau melakukan bisnis kopra di Maluku Utara, “Selama pengusaha merasa untung dari proses berdagang di Malut silahkan saja,” paparnya.

Disinggung terkait dengan masuknya Investor dan berdampak buruk, Ia menuturkan sepanjang pengamatan Disperindag, belum ada keresahan, masih normal saja.

Dugaan permainan harga oleh kartel ternyata tidak diakui oleh Asrul, “Sejauh ini tidak ada permainan harga oleh kartel, harena penurunan tersebut semata-mata karena pengaruh harga pasar dunia,” ungkapnya.

Ia juga mengaku, upaya ekspor langsung dari Malut, sementara masih digagas agar mencegah terjadinya permainan Kartel dan lainnya. “Saat ini kita masih diskusikan, agar hasil bumi juga masuk langsung ke pasar luar negeri,” tutupnya.  (HT)