Beranda Halmahera Barat BPN Halbar Targetkan Penerbitan 7000 SHAT di Tahun 2019

BPN Halbar Targetkan Penerbitan 7000 SHAT di Tahun 2019

475
0
BAGIKAN
Kepala Seksi Infrastruktur Pertanahan pada BPN Pertanahan Halbar M. Noer Kurniawan.

JAILOLO – Badan Pertanahan Nasional Kabupeten Halmahera Barat (BPN Halbar) menargetkan penertiban 7000 sertifikat Hak atas Tanah (SHAT) dari total 7300 Peta Bidang Tanah (PBT) di tahun 2019.

Hal tersebut disesuaikan dengan program nawacita presiden Jokowi, melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis dan lengkap (PTSL) sampai pada tahun 2025 semua bidang tanah harus sudah disertifikat atau diukur, sehingga setiap tahun target penerbitan sertifikat terus meningkat kata Kepala Seksi Infrastruktur Pertanahan pada BPN Pertanahan Halbar M. Noer Kurniawan, kepada wartawan diruang kerjanya, Rabu (23/1/2019).

Noer Kurniawan, target penerbitan sertifikat tanah pada tahun 2017 lalu sebanyak 5000 sertifikat, di 2018 sebanyak 6000 sertifikat dan itu sudah mencapai target sementara ditahun 2019 ini kita (BPN) menargetkan penerbitan sebanyak 7000 sertifikat.

“Jadi untuk PBT di tahun 2019 itu sebanyak 7300 bidang, 7000 bidang diantaranya SHAT. Dan 7300 PBT  yang ditargetkan akan difokuskan di 26 Desa yang tersebar di 6 Kecamatan se- Halbar,” lanjut Noer, mengatakan, sampai saat ini (Januari) sudah sebanyak 1000 bidang tanah yang dilakukan pengukuran,” jelas Noer.

Noer juga mengakui, dalam penerbitan SHAT, tidak dipungut biaya atau gratis, namun terkait dengan Materai, Patok batas dan Dokumen hak milik atau surat – surat itu disediakan oleh pemohon atau Pemilik lahan.

Lanjut Noer, “Selain program PTSL, kami juga memiliki proyek Redistribusi tanah yang terbagi atas dua yakni proyek Penegasan yang meliputi pelepasan kawasan hutan dan eks transmigrasi sebanyak 1.200 bidang, sedangkan non penegasan (Tanah negara) sebanyak 1.300 bidang yang difokuskan di Wilayah Kecamatan Tabaru dan Loloda,” terangnya.

Senada juga disampaikan, Kepala Kantor BPN Halbar Iwan Setiawan, mengatakan, dari target yang diberikan kepada kami (BPN) akan dituntaskan pada Agustus 2019 mendatang.

“Saya tetap optimis mencapai target yang diberikan baik jumlah maupun waktunya, karena kami (BPN) Halbar sudah bersepakati bersama dan bekerja Full time (24 jam),” ucap Iwan.

Iwan, juga menghimbau kepada masyarakat atau pemilik lahan agar membantu Pihaknya dilapangkan, yakni dengan menyiapkan batas tanah yang mana disetujui oleh tetangganya, sehingga tidak menghambat pihaknya yang berada dilapangan,” pinta Kakan BPN Halbar.

Perlu diketahui, 26 Desa di 6 Kecamatan se-Halbar yang menjadi fokus program PTSL dari BPN Halbar yakni :

Kecamatan Jailolo, Desa Guaemaadu, Desa Soakonora, Desa Todowongi, Desa Porniti

Kecamatan Jailolo Selatan, Desa Biamahi, Desa Tuguraci, Desa Toniku, Desa Rioribati,  Desa Tabadamai, Desa Moiso, Desa Bobane Dano.

Kecamatan Sahu, Desa Protein, Desa Worat -Worat, Desa Taraudu, Desa Dere. Kecamatan Sahu timur, Desa Aketola,Desa Awer, Desa Hoku- Hoku Gam, Desa Ngaong, Des Goal, Desa Loce. Ibu Selatan, Desa Tabobol, Desa Ngalo – Ngalo. Kecamatan Loloda, Desa Laba Besar, Desa Laba Kecil , Desa Soasio.(UK)