Beranda Halmahera Utara Tiga Tahun Kepemimpinan Frans dan Muhklis, Dirayakan Sederhana Tapi Meriah

Tiga Tahun Kepemimpinan Frans dan Muhklis, Dirayakan Sederhana Tapi Meriah

281
0
BAGIKAN

TOBELO – Tanggal 17 Februari kemarin, adalah usia 3 tahun Frans Manery dan Mukhlis Tapitapi dalam menggayungi bahtera pemerintahan di kabupaten Halmahera Utara.

Puncak perayaan ulang tahun kepemerintahan, baru dirayakan secara resmi, Senin (18/02) pagi tadi di desa Biang kecamatan Kao Utara.

Bupati Halmahera Utara, Ir. Frans Manery dalam sambutannya, mengaku terharu. Pasalnya menurut dia, sumbangsih dan peran semua pihak dalam membantu perjalanan pemerintahan, dirasakan sangat bermanfaat.

Alhasilnya menurut dia, daerah ini semakin aman dan terus berkembang. “Peran serta semua pihak, termaksud masyarakat, sangat dibutuhkan dalam membantu kami menjalankan roda pemerintahan. Buktinya, daerah ini semakin aman. Terima kasih semuanya”, ucap Frans diiringi tepuk tangan masyarakat yang menyaksikan perayaan tersebut.

Selain itu, Frans juga mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian Resort (Pores) Halmahera Utara dan Kodim 1508 Tobelo, dalam partisipasinya menjaga daerah tetap aman.

“Kapolres dan Dandim, saya juga berterima kasih. Telah bersama dengan Pemerintah Daerah menjaga dan menciptakan daerah ini tetap aman”, ujar dia.

Untuk pencapaian pembangunan, Frans Manery mengungkapkan, berusaha membuka akses jalan menuju Loloda Utara. “Saya pastikan, tahun ini, jalan dari Salimuli sampai Apulea akan rampung. Akses jalan terbuka, dengan sendiri pertambahan ekonomi masyarakat akan terbuka pula”, ungkap dia.

Untuk jalan dari desa Salimuli kecamatan Galela Utara menuju desa Apulea kecamatan Loloda Utara, menghabiskan anggaran 293 miliar lebih. Lanjut dia, itu baru pembangunan jalan, belum terhitung 26 jembatan yang diproyeksikan pembangunannya.

“Baru jalan saja 293 miliar lebih. Belum terhitung 26 jembatan. Kalau mau di hitung-hitung, hampir mendekati setengah dari APBD kita”, jelas dia sembari senyum. Dia berharap, agar masyarakat lain tetap bersabar, sambil menunggu rampungnya pembagunan jalan tersebut.

“Daerah lain, bersabar dulu. Pemerintah daerah bukan tidak memperhatikan, tetapi lagi fokus penyelesaian proyek tersebut. Intinya, pemda bersama pihak terkait sudah membahas mana yang belum dan akan menjadi perioritas kedepan”, harap Frans sesekali berkelakar dalam canda dan penuh tawa kepada masyarakat. (Enold)