Beranda Maluku Utara Kelompok Bangunan Warga Binaan Rutan Kelas IIB Ternate Produksi Batu Bata, Dijual...

Kelompok Bangunan Warga Binaan Rutan Kelas IIB Ternate Produksi Batu Bata, Dijual dengan Harga Bersahabat

688
0
BAGIKAN
Batu bata produksi warga binaan Lapas klas IIB Ternate.

TERNATE – Tidak hanya kelompok kerajinan Tangan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ternate, tetapi ada juga kerja kelompok bangunan yang membuat batu bata (Tela) dengan manual, yang dikerjakan sebanyak 15 orang warga binaan, bahkan sehari bisa membuat batu bata sebanyak 500 buah.

Informasi yang dihimpun media ini, kelompok bangunan ini aktif dari bulan Oktober 2018 di bawah naungan Kasubsi Pembinaan Rutan Kelas IIB Ternate dan sejauh ini sudah terjual sebanyak 35 ribu buah batu bata.

“Karena itu bidang Kasubsi punya kewenangan, dan maksimalkan warga binaan untuk kemampuan mereka, salah satunya mencetak batu tela,” kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Ternate, Khairul Bahri Siregar kepada media ini Jumat (15/03).

Khairul menuturkan, untuk yang bekerja sebanyak 15 orang warga binaan sehingga bisa memproduksi dalam batu bata dalam satu hari sebanyak 500 bahkan sampai 600 batu bata.

“Yang bekerja 15 orang warga binaan, sehari bisa 500, bahkan lebih sampai 600 batu tela (batu bata) ,” akunya.

Sedangkan untuk pemasaran kata Khairun pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan salah satu pihak yang berada di kelurahan Ubo-ubo.

“Untuk permintaan pihak yang sudah diajak kerja sama sudah mencapai 35 ribu batu tela,” katanya.

Khairul menambahkan, selain itu ada juga pesanan dari masyarakat sekitar Rutan Kelas IIB Ternate yang sedang melakukan pembangunan rumah.

“Ada juga permintaan dari masyarakat sekitar sini, yang sedang membangun rumah, batu telanya di beli dari kita disini,” cetusnya.

Khairul juga menambahkan, untuk harga batu bata harganya sangat bersahabat, langsung diantar menggunakan mobil sesuai pesanan. Harga  batu bata perbuah  hanya Rp.1.400 saja.

“Harga batu tela langsung kita antar di tempat itu cuma Rp.1.400 saja,” tambahnya.

Khairul berharap setiap warga binaan, sesudah menjalani pidana mereka tidak lagi mengulangi perbuatan yang sudah mereka lakukan. Dan ketika sudah keluar dari rutan mereka mempunyai keahlian untuk bisa mempergunakan keahlian tersebut di tengah-tengah masyarakat.

Untuk diketahui, harga batu bata saat ini di pasaran berkisar Rp. 1.500, per buah, harga tersebut sudah termasuk diantar hingga ke tempat tujuan. (Ogan)