Beranda Halmahera Utara Gelar Operasi Pengamanan Pesta Demokrasi 2019, Wiranto Harapkan Pemilu dan Pilpres Berjalan...

Gelar Operasi Pengamanan Pesta Demokrasi 2019, Wiranto Harapkan Pemilu dan Pilpres Berjalan Demokratis, Berintegritas Serta Berwibawa

269
0
BAGIKAN
Apel gelar pasukan persiapan pengamanan kampanye terbuka dan pesta demokrasi (Pileg dan Pilpres).

TOBELO – Bertempat di lokasi Do’omo Ma’tau lapangan upacara Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara, Jumat (22/03) pagi tadi, dilangsungkan kegiatan apel gelar pasukan persiapan pengamanan kampanye terbuka dan pesta demokrasi (Pileg dan Pilpres).

Gelar pasukan dalam operasi yang bersandikan Mantap Brata ini, dihadiri langsung oleh Bupati, Ir. Frans Manery, Kapolres Halmahera Utara AKBP Yuyun Arief Kus Handriatmo S.ik , M.Si dan Dandim 1508 Tobelo Letkol Kav Tri Sugiarto.

Dalam sambutan tertulisnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengharapkan, agar pesta demokrasi, baik Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) di tahun 2019, bisa berlangsung demokratis dan berintegritas.

“Saya berharap, Indonesia mampu melaksanakan konsolidasi politik dengan demokratis dan berintegritas dalam rangka memilih pemimpin nasionalnya”, ungkap Wiranto dalam sambutannya yang dibacakan oleh Dandim 1508 Tobelo, Letkol.Kav Tri Sugiarto.

Selain itu, menurut Wiranto, suksesnya pelaksanaan Pileg dan Pilpres, juga tergantung pada semua pihak. Sebab itu, dia berharap, agar semua pihak yang mempunyai otoritas dapat menunjukan kerja yang obyektif dan mengedepankan sikap profesional.

“Sukses atau tidaknya perhelatan pesta demokrasi ini sangat tergantung kepada semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung. Tidak saja anggota Partai Politik dan masyarakat yang dituntut untuk taat dan patuh pada berbagai ketentuan yang ada, akan tetapi juga pihak penyelenggara Pemilu yakni KPU, Bawaslu dan DKPP wajib hukumnya menunjukkan kinerja yang obyektif dan transparan”, kata Wiranto.

Persoalan kinerja POLRI dan TNI dalam menghadapi Pileg dan Pilpres, Menko Polhukam mengatakan, walaupun berada di luar penyelanggara, tetapi peranan kedua institusi ini, menentukan suksesnya pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.

“Jalin sinergitas antara unsur Pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh komponen masyarakat guna mewujudkan keamanan dan kelancaran pelaksanaan tugas. Segera kenali, cari, temukan dan atasi serta netralisir potensi kerawanan agar tidak berkembang dan menggangu penyelenggaraan Pemilu serentak Tahun 2019”, kata Meko Polhukam tegas.

Menutup sambutan tertulisnya, Wiranto mengajak adanya kordinasi yang bersifat intensif dengan berbagai tokoh, guna memberikan rasa tenang kepada masyarakat dalam menggunakan hak suara mereka.
Informasi yang dihimpun media ini dari bagian Humas Polres Halut menyebutkan, dalam upacara pagi tadi, juga turut melibatkan beberapa pasukan.

“Upacara pagi tadi turut menyertakan, 1 Ton personil Kompi C.732 Banau Tobelo, 1 Ton personil Brimob Kupa-kupa, 1 Ton personil Dalmas Polres Halut, 1 Ton personil Gabungan Staf Polres Halut, 1 Ton personil Sat Lantas Polres Halut, 1 Ton personil Resintel Polres Halut, 1 Ton personil Satpol PP Pemda Halut, 1 Ton personil Dishub Pemda Halut, 1 Ton perwakilan Ormas, 1 Ton siswa siswi Pramuka Halut,” kata Kasubag Humas Polres Halut, AIPTU. Hopni Saribu memberikan penjelasan kepada para wartawan. (Enold)