Beranda Maluku Utara Di HUT PT Taspen, Gubernur Malut Berikan Secara Simbolis 8 Kursi Roda...

Di HUT PT Taspen, Gubernur Malut Berikan Secara Simbolis 8 Kursi Roda Kepada Lansia

374
0
BAGIKAN
Gubernur Maluku Utara menyerahkan bantuan kursi roda di HUT PT Taspen.

TERNATE – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PT Taspen (Persero) yang jatuh pada 17 April kemarin, masuki usia ke 56 tahun. PT. Taspen (persero) cabang Kota Ternate menggelar upacara bersama seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), instansi vertikal provinsi Maluku Utara (Malut) dan kota Ternate serta seluruh karyawan PT Taspen (persero) Cabang kota Ternate pada Senin (22/4/2019).

Upacara berlangsung di halaman kantor PT. Taspen (persero) cabang Ternate, Kelurahan Mangga Dua kecamatan Ternate Tengah, dipimpin langsung kepala PT. Taspen (Persero) cabang Ternate Fuji Widya Rachmadi dan dihadiri oleh Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba (AGK).

Usai upacara, Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba memberikan 8 unit kursi roda secara simbolis kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) pensiunan yang lanjut usia (Lansia) dan 2 unit di berikan di kota Tidore kepulauan.

Kepala PT Taspen (persero) cabang Ternate Fuji Widya Rachmadi kepada wartawan menyampaikan rasa syukur atas peringatan HUT PT Taspen yang ke 56 tahun. Baginya ini menjadi salah satu momen yang baik dengan usia PT. Taspen (persero) ke 56 tahun.

“Saya bersama karyawan lainya untuk bisa meningkatkan dan memberikan pelayanan terbaik bagi para calon pensiun dan pensiunan,” akunya.

Fuji menambahkan, sebelum puncak HUT Ke-56 tahun ini, PT Taspen Cabang Ternate melakukan bakti sosial yakni melakukan pendakian di Gunung Kie Matubu, membersihkan sampah-sampah di puncak gunung Kije Matubu dan menurunkan sampah dari puncak.

“Sebelum melakukan pendakian ke gunung Kie Matubu, kami memberikan Al-Qur’an dan alat sholat di masjid dan memberikan dua unit kursi roda kepada pensiunan ASN  yang membutuhkan di kelurahan Gura Bunga,” tambah Fuji.

“Melalui survei dari tim, allhamdulillah dua orang lansia yang sudah tidak berjalan yang kita dapat, dan langsung diberikan disaksikan kepala kelurahan,” cetusnya.

Sedangkan di kota Ternate, lanjut Fuji pihaknya juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait, dan melalui beberapa tahapan.

” Tujuan kordinasi, kami takutkan memberikan kursi roda tersebut salah sasaran,” tandasnya. (Ogan/PN)