Beranda Maluku Utara BLPBJ Belum Lakukan Tender Empat Item Kegiatan Multiyears, Ini Penjelasan Kepala Bappeda...

BLPBJ Belum Lakukan Tender Empat Item Kegiatan Multiyears, Ini Penjelasan Kepala Bappeda Morotai

464
0
BAGIKAN
Kepala Bappeda Morotai, Hi. Abjan Sofyan dan Kepala BLPBJ Morotai, M. Jain A. Kadir.

MOROTAI – Nampaknya pengesahan Peraturan Daerah (Perda) Multiyears baru-baru ini yang sudah disahkan oleh lembaga DPRD untuk empat item kegiatan, yakni pembangunan Masjid Raya, Gedung Oukumene, Gedung Rektorat Unipas dan BUMDes, belum bisa dijalankan.

Pasalnya, sampai saat ini tahapan proses lelang tender belum masuk di Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (BLPBJ) Pulau Morotai.

“Belum masuk, sehingga kita belum bisa lakukan lelang,” jelas Kepala BLPBJ Pulau Morotai, M. Jain A. Kadir, ketika dikonfirmasi media ini, Selasa (14/5).

Ditanya, alasan apa sehingga ke empat item kegiatan Multiyears itu belum dilelang, Dirinya mengatakan, tidak mengetahui. Sebab, itu adalah tanggung jawab dinas teknis, Dirinya hanya melayani dan melelang item kegiatan yang sudah dinilai layak sesuai dengan prosedur yang berlaku.

”Kalau soal itu saya tidak tahu, itu di Dinas tekhnis masing-masing, karena kita (BLPBJ) hanya melakukan lelang saja,” aku Jain.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pulau Morotai, Hi. Abjan Sofyan, saat dikonfirmasi melalui via aplikasi pesan singkat menjelaskan, ”Alasan hingga kini ke empat item kegiatan multiyears itu belum di tayang untuk dikerjakan lantaran masih dalam tahapan perhitungan volume lahan bangunan.

“Islamic dan masjid raya masih menyesuaikan volume di lokasi baru, Kalau gedung Oikumune perhitungan volume sudah selesai, karena kebetulan lokasi tanahnya datar hampir sama semula. Jadi tinggal mau tayang saja, sedangkan Unipas desainnya oleh Unipas sendiri, dokumen finalnya belum di serahkan ke Pemda, dan mereka punya juga tinggal tayang,” terang Abjan.

Menurutnya, ”Kami lakukan ini sehingga pekerjaan nanti itu sesuai dengan fakta di lapangan, maka perlu di hati-hati dalam menghitung volumenya. Ini pekerjaan multiyears jadi jangan ke buru-buru perhitungan nanti tidak sesuai di lapangan, yang jelas pasti ditayang, dan kemungkinan Oikumene dan Unipas duluan tayang,” tandas Abjan. (Ical)