Beranda Halmahera Tengah Pemuda Dusun Sif, Usman Guanen Minta Pemda Segera Prioritaskan Pemekaran Desa Sif

Pemuda Dusun Sif, Usman Guanen Minta Pemda Segera Prioritaskan Pemekaran Desa Sif

532
0
BAGIKAN
Pemuda Sif, Usman Guanen.

HALTENG – Sebagai sebuah dusun, Sif yang berada dibawah administrasi Desa Kipai Kecamatan Patani, Kabupaten Halmahera Tengah ini seakan dipandang sebelah mata oleh pihak Pemerintah Daerah. Pasalnya, Sif sering menjadi langganan banjir ketika terjadi curah hujan dengan intensitas tinggi. Selain menjadi langganan banjir, air minum yang menjadi kebutuhan vital bagi masyarakat di dusun tersebut tidak dapat dikonsumsi disaat curah hujan, sebab rasa airnya menjadi payau atau salobar.

Salah satu pemuda Sif, Usman Guanen kepada wartawan media ini mengatakan bahwa, selain yang disebutkan diatas, Dusun Sif untuk pembangunannya terkadang tidak diprioritaskan oleh pemerintah Daerah.

“Fokus pembangunannya hanya di desa induk Desa Kipai dan desa lainnya di Kecamatan Patani,” kata Usman.

Dikatakan juga, selain masalah banjir, air minum dan juga soal pembangunan fisik yang kurang diperhatikan oleh pemerintah, ada juga masalah yang meresahkan masyarakat di dusun tersebut, yakni soal pelayanan publik. Karena masyarakat Dusun Sif bila mendapatkan pelayanan publik harus menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 10 kilo meter.

“Sangat disayangkan, untuk mendapatkan pelayan publik, masyarakat di Dusun Sif harus menempuh jarak yang jauh dari Dusun Sif ke desa induk,” tutur Usman.

Ditambahkannya, jauhnya jarak tersebut sudah tentu menguras biaya yang tidak sebanding dengan masyarakat di desa induk. Sebab, semata-mata hanya untuk memperoleh sebuah surat rekomendasi dari kepala desa maupun kepala wilayah kecamatan, masyarakat Desa Sif harus menempuh jarak yang jauh demikian.

Usman pun mengatakan bahwa banyaknya masalah serta pertimbangan-pertimbangan lain itulah, membuat masyarakat Dusun Sif menuntut untuk dimekarkan menjadi satu desa definitif karena dinilai sebagai sebuah tuntutan yang sifatnya solusi. Dan itu semua dilakukan tanpa harus berkontrak politik dengan elit politik, partai politik, bahkan pada politisi yang hanya menjanjikan pemekaran Desa Sif di setiap momentum politik.

Lebih lanjut, Usman menyampaikan bahwa, selain persolan jarak maupun masalah yang telah disampaikan tersebut, Dusun Sif sendiri mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Salah satunya bertambah jumlah populasi, dimana diperkirakan sebanyak 200 lebih jiwa.

Tak hanya itu, tambah Usman, wilayah Dusun Sif merupakan penyimpan komuditi unggulan masyarakat Patani berupa pala. Disamping itu masih ada sektor lainya selain dari sektor pertanian dan perkebunan.

“Ini tentunya sudah bisa menjamin peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD) yang signifikan atau setara dengan desa-desa lain di Halteng,” akunya.

Olehnya itu, dirinya meminta agar pemekaran Desa Sif harus diprioritaskan oleh Pemerintah Daerah Halmahera Tengah karena lebih memaksimalkan pemerataan pembangunan, membantu percepatan pembangunan masyarakat secara menyeluruh dan menjamin pelayanan publik yang baik.

“Pemekaran Desa Sif harus diprioritaskan apalagi dokumen untuk pemekaran Desa Sif itu sudah di masukkan baik ke DPRD, Bupati, Dinas PMD, Camat, maupun ke desa induk. Dimana hal-hal secara keseluruhannya sudah selesai,” pungkasnya. (SS)