Beranda Maluku Utara Dinas Pertanian Morotai Lakukan Pencanangan Kawasan Hortikultura Di Desa Sabatai Baru

Dinas Pertanian Morotai Lakukan Pencanangan Kawasan Hortikultura Di Desa Sabatai Baru

960
0
BAGIKAN
Pencanangan dilakukan dengan cara menanam buah nanas secara simbolis, yang diawali oleh Wakil Bupati Morotai, Hi. Asrun Padoma.

MOROTAI – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pulau Morotai, Kamis (27/6) bertempat di kebun tani Desa Sabatai Baru dalam wilayah Kecamatan Morsel, melakukan pencanangan kawasan hortikultura buah-buahan, salah satunya buah nanas.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kadis Pertanian Provinsi Ir. Idham Umasangadji, Asisten I Muhlis Baay, Asisten II Rina Ishak, Forkompinda, sejumlah pimpinan SKPD, Camat Morsel, Kades Sabatai Baru, serta para petani.

Pencanangan kawasan hortikultura di Desa Sabatai Baru.

Pencanangan yang dilakukan ini dengan cara menanam buah nanas secara simbolis, yang diawali oleh Wakil Bupati Morotai, Hi. Asrun Padoma, dan diikuti oleh Kadis Pertanian Provinsi, para Asisten, Kadis Pertanian Morotai, serta para Forkompinda.

Wakil Bupati Morotai, Hi. Asrun Padoma, dalam sambutannya mengatakan, ”Kegiatan yang dilaksanakan ini memiliki nilai yang paling penting dan strategis dalam konteks percepatan pembamgunan ekonomi untuk peningkatan kesejahteraan rakyat, karena saat ini, struktur perekonomian daerah masi didominasi oleh sektor Pertanian dan Perikanan, dengan rata-rata presentasi per tahun sebesar 47 persen,” ungkapnya.

Lanjut dia, ”Sebagai kontribusi terbesar dalam pendapatan domestik regional bruto, maka apabila sektor pertanian dan perikanan di daerah ini kita kembangkan, Maka akan berdampak pada peningkatan nilai tambah secata ekonomi, sehingga akan menyeral tenaga kerja dan dapat mengurangi angka kemiskinan serta dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat”.

Menurutnya, “Dalam strategi pembangunan ekonomi daerah pada periode ini, yang dipimpin oleh Benny Laos dan Asrun Padoma, Kami menempatkan sektor Pertanian, Perikanan dan Parawisata menjadi Sektor unggulan dan diprioritaskan untuk dikembangkan,” terang Wabup.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Pulau Morotai, M. Rizal Ismail dalam sambutannya menyampaikan, ”Untuk menjalankan rencana pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Pulau Morotai dalam Visi dan Misi serta program prioritas Bupati Pulau Morotai Benny Laos dan Wakilnya Hi. Asrun Padoma tahun 2017-2022. Maka Dinas pertanian dan ketahanan pangan Kabupaten Pulau Morotai, sangat optimis menjalankan Visi morotai bangkit dengan cara melaksanakan tugas dalam misi ketiga dari program Bupati tersebut diantaranya, mengembangkan eknomi kerakyatan yang berorientasi pada peningkatan keunggulan derah dengan tujuan untuk meningkatkan nilai tambah dan Produksi sektor pertanian perkebunan dan peternakan,” ucap Kadis.

Ia katakan, Dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut makan dinas yang dipimpin dirinya menempuh melalui dua strategi diantaranya, Meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana produksi pra panen, pasca panen dan pengeolahan produk pertanian peternakan dan perkebunan. Peningkatan Aksesibilitas petani terhadap teknologi sumber-sumber pembiayaan serta informasi pasar dan akses pasar.

”Jadi untuk Dinas pertanian di beri target oleh pak Bupati yaitu Pulau Morotai menjadi kabupaten swasembada Beras, Swasembada telur, serta swasembada hortikultura sayur dan buah-buhan pada tahun 2022,” jelas Kadis.

Untuk mencapai target tersebut, lanjutnya, ”Sejak tahun 2018 dengan sasaran pertama pada peningkatan produksi hasil pertanian melalui penyediaan dan penyaluran benih dan bibit unggulan tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan. Peningkatan efisiensi dan nilai tambah hasil pertanian melalui penyediaan sarana dan prasarana produksi, mesin dan alat pertanian. Peningkatan fungsi dan peran kelembagaan pertanian yang berorientasi pada kegiatan industri dan usaha agribisnis melalui pembentukan koperasi pertanian, perkebunan dan peternakan,” tutur Kadis.

Hal ini juga dilakukan oleh Distan Morotai lantaran Morotai dikenal sebagai daerah yang masuk dalam wilayah prioritas strategis nasional, kawasan perbatasan antarnegara, Daerah tertinggal, Kawasan Eknomi Khusus, Kawasan Pedesaan prioritas nasional. Maka Daerah ini memiliki ancaman dan peluang untuk berkembang dalam semua aspek pembangunan.

“Khususnya terkait dengan target swasembada produk hortikultura buah-buahan, Dinas Pertanian melaksanakan program dan kegiatan berdasarkan peraturan Bupati Nomor 23 tahun 2018 tentang pengembangan kawasan hortikultura buah-buahan sebagai produk unggulan daerah Pulau Morotai,” jelas Kadis.

Selain itu, dirinya juga optimis melalui berbagai kebijakan, regulasi dan program di bidang pertanian, baik dari Pemda Provinsi Malut ataupun Kabupaten Pulau Morotai, demi menuju masa depan yang lebih prospek. “Karena di satu sisi kita memiliki lahan yang cukup besar dan potensi pasar yang cukup besar, sehingga hal ini harus benar-benar ditingkatkan,” tuntas Kadis. (Ical)