Beranda Halmahera Utara Ini Keterangan Sekretaris BPBD Provinsi Malut Pasca Gempa M 7,2

Ini Keterangan Sekretaris BPBD Provinsi Malut Pasca Gempa M 7,2

681
0
BAGIKAN
Sekretaris BPBD Malut, Ali Yau.

TERNATE – Pasca gempa bumi yang berkekuatan 7,2 guncang wilayah Maluku Utara (Malut), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Malut mencatat ada dua korban jiwa atas peristiwa tersebut.

Sekretaris BPBD Malut, Ali Yau kepada wartawan mengatakan, untuk korban jiwa pasca gempa yang tercatat di BPBD Halsel sebanyak 2 orang, yakni 1 orang di Desa Paspalele dan 1 di Desa Gane Luar, Kecamatan Gane Timur. Kedua orang ini meninggal diduga karena ada runtuhan bangunan rumah.

“Bahkan sampai sekarang pihak BPBD Halsel masih melakukan pendataan terhadap korban yang meninggal untuk mengetahui identitasnya, dan sampai saat ini untuk jaringan komunikasi masih tetap lancar,” kata Ali. Senin (15/07/2019).

Ali menambahkan, saat ini langkah yang di ambil BPBD Malut sampai malam ini, yaitu Kepala BPBD Malut bersama tim langsung menuju ke lokasi untuk dapat membantu teman-teman BPBD Halsel agar dapat mendata kerusakan yang ada disana.

“Berdasarkan via komunikasi pihaknya dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) sampai saat ini ada tercatat 9 lokasi pengungsian,” akunya.

Ali menuturkan dari 9 lokasi itu tersebar di Kantor BPBD Halsel, Polres, Aula Kantor Bupati Halsel, Mesjid Raya, Kantor Dinas Pariwisata Halsel, Lembaga Pemasyarakatan, sekolah SMEA Amasing, Kediaman Bupati dan wakil Bupati, gunung Boreo dari warga Desa Amasing dan Desa Rawa yang sudah menyelamatkan diri ke daratan yang tinggi.

“Untuk kerusakan rumah penduduk yang terupdate hingga malam ini masih di 6 desa,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, hingga berita ini dipublis petugas BPBD Halsel masih berupaya untuk melakukan pendataan terhadap dua korban jiwa dan bangunan lainnya. (Ogn/SS)