Beranda Halmahera Tengah Data Sementara, Pasca Gempa M 7,2 Empat Rumah Warga di Halteng Rusak

Data Sementara, Pasca Gempa M 7,2 Empat Rumah Warga di Halteng Rusak

524
0
BAGIKAN
Salah satu rumah warga yang terdampak gempa di Desa Kluting Jaya, Wairoro Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah.

HALMAHERA TENGAH – Pasca gempa bumi tektonik yang terjadi di Labuha Halmahera Selatan, Maluku Utara pada Minggu, 14 Juli 2019 sekitar pukul 18.10 WIT dengan magnitudo 7,2 telah menimbulkan kerusakan rumah di Kabupaten Halmahera Tengah.

Dari data sementara lewat laporan masyarakat dan monitoring pihak BPBD Halmahera Tengah sampai pukul 23.45 WIT malam tadi, terdata 4 rumah warga mengalami rusak ringan pasca gempa tersebut.

Hal itu disampaikan Plt Kepala BPBD Halmahera Tengah Abdul Kadir kepada media ini, via aplikasi tukar pesan (WhatsApp) Minggu (14/07/2019) sekira pukul 23.52 WIT.

“Kecamatan Weda, 1 unit rumah rusak ringan di Desa Nurweda atas nama Sahril Muhammad. Kecamatan Weda Selatan, 2 unit rumah rusak ringan di Desa Wairoro Indah atas nama, Syam dan Rahmat Hi. Bahar. Dan di Desa Kluting Jaya, 1 unit rumah rusak ringan atas nama Suriyono,” kata Abdul.

Tambahnya, pihaknya akan mengupdate informasi pada esok hari lagi (Senin, 15/07/2091). “Datanya akan kami Update besok hari,” tuturnya.

Sementara itu, gempa yang berlokasi di darat pada jarak 62 Km Timur Laut Labuha-Malut atau terletak pada titik koordinat 0,56 LS, 128,06 BT pada kedalaman 10 Km itu telah menimbulkan guncangan kuat dan dirasakan di Kabupaten Halmahera Tengah.

Guncangan gempa yang begitu kuat membuat warga di Weda berhamburan keluar rumah dan menyelamatkan diri ke dataran tinggi.

Di Kecamatan Weda, sebagian masyarakat memilih mengungsi di bukit Loiteglas dan perumahan PDAM kali Moriala, cafe/resto Puncak Goeng, dan di kamp. Maraju Puncak Goeng. Sedangkan di Weda Selatan, sesuai dengan data dari BPBD Halmahera Tengah, masyarakat pada 4 desa pesisir mengungsi di perumahan 40 Loleo dan beberapa KK mengungsi di rumah kebun sepanjang ruas jalan Weda Loleo.

“Upaya kami menyampaikan informasi dari BMKG dan meminta masyarakat untuk kembali kerumah,” kata Plt Kepala BPBD Halmahera Tengah, Abdul Kadir. (SS)