Beranda Halmahera Selatan Ini Kata Sekda Halsel, Terkait Korban Meninggal di Gempa Halmahera Selatan

Ini Kata Sekda Halsel, Terkait Korban Meninggal di Gempa Halmahera Selatan

374
0
BAGIKAN
Salah satu rumah milik warga di Desa Yomen Kecamatan Pulau Joronga Kabupaten Halmahera Selatan yang ambruk di guncang gempa pekan lalu.

HALMAHERA SELATAN – Korban meninggal akibat gempa bumi bermagnitudo 7,2 skala ricter di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara, pada hari Minggu tanggal 14 Juli 2019 lalu, bertambah menjadi sepuluh orang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kabupaten Halmahera Selatan, mencatat pasca sembilan hari gempa bumi 7,2 skala ricter, korban meninggal dunia sudah mencapai sepuluh orang.

Kepala Posko Tanggap Darurat Gempa Bumi, Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara, Helmi Surya Botutihe mengatakan, “Sepuluh orang korban meninggal dunia ini, lima diantaranya meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan pada saat gempa bumi dan lima orang lainnya meninggal di pengungsian akibat sakit,” tuturnya.

Sementara sepuluh orang korban meninggal dunia yakni, Sagaf Goroto umur 62 tahun asal desa Yomen kecamatan Pulau Joronga meninggal akibat reruntuhan bangunan.
Asfar Mukmat umur 25 tahun asal desa Gane Dalam Kecamatan Gane Barat Selatan meninggal akibat reruntuhan bangunan.
Leonara kastela umur 63 tahun asal desa Kuwo Kecamatan Gane Timur Selatan meninggal akibat serangan jantung.  Idrus Amin umur 46 tahun asal desa Gane Luar Kecamatan Gane Barat Selatan meninggal akibat sesak napas.

Aisya umur 50 tahun asal desa Gane Luar Kecamatan Gane Barat Selatan Meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Dan lima orang lainnya, Wiji Siang umur 63 tahun asal desa Gane Luar Kecamatan Gane Timur Selatan meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Bainur safar asal desa Tomara Kecamatan Bacan Timur Tengah meninggal akibat sakit stroke. Salma Mustafa umur 90 tahun asal desa Nyoyifi kecamatan Bacan Timur meninggal akibat sakit. Darsa Mar umur 48 tahun asal desa Cango Kecamatan Gane Barat meninggal akibat sakit. Sementara Yacua Ibrahim umur 45 tahun, asal desa Tagea Kecamatan Gane Timur Tengah meninggal akibat sesak nafas. (HI)