Beranda Maluku Utara Diduga Faktor Cuaca, Dua Perahu Hias Tenggelam

Diduga Faktor Cuaca, Dua Perahu Hias Tenggelam

606
0
BAGIKAN

MOROTAI – Dua peserta perahu hias asal Desa Rahmat Kecamatan Morotai Timur (Mortim) dengan motif  ikan layar, dan Desa Sabatai Tua Kecamatan Morotai Selatan (Morsel) bermotif ikan tuna, tenggelam, lantaran dihantam ombak disertai dengan angin kencang. Kedua perahu tersebut sedianya akan mengikuti lomba perahu hias, dari rangkaian kegiatan Festival Morotai tahun 2019.

Dari amatan media ini, Senin (5/8) bertempat di lokasi Water Front City (WTC), Desa Daruba dalam wilayah Kecamatan Morsel. Tenggelamnya perahu milik desa Rahmat itu tempatnya di depan WTC. Sementara perahu hias milik desa Satai Tua tenggelam di pantai Army Dock.

Tenggelamnya kedua perahu hias itu diduga karena faktor cuaca. Sehingga perahu tersebut tidak mampu menahan tiupan angin yang kencang, diduga asesorisnya terlalu banyak yang terpasang, sehingga tidak seimbang dengan bodi perahu.

Sejumlah hiasan perahu yang terpasang di perahu milik desa Rahmat yaitu, umbul-umbul, foto Bupati dan Wabup Morotai, desain ikan layar yang dibuat dari bahan tripleks, dan sejumlah asesoris lainnya. Sementara untuk parahu hias milik desa Sabatai Tua memakai desain ikan tuna. Namun, karena cuaca perahu tersebut tidak bisa kendalikan sehingga terbalik.

Sementara, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pulau Morotai, Yanto A. Gani, selaku panitia pelaksana lomba tersebut, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu, “Iya betul ada perahu hias dari desa Rahmat yang tenggelam, dan tenggelamnya perahu ini karena faktor alam yang kurang bersahabat. Sehingga perahu tersebut tenggelam. Tapi, kami dari panitia sudah mengevakuasi perahu itu ke daratan,” singkat Yanto. (Ical)