Beranda Maluku Utara Bupati Kabupaten Pulau Morotai Serahkan 18 Unit Armada Tangkap Kepada Nelayan 

Bupati Kabupaten Pulau Morotai Serahkan 18 Unit Armada Tangkap Kepada Nelayan 

385
0
BAGIKAN
Bantuan untuk nelayan Kabupaten Pulau Morotai. (Foto: Istimewa)

MOROTAI – Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Benny Laos, Rabu (16/10) bertempat di gedung Koperasi Nelayan Sangowo Timur, melakukan penyerahan secara simbolis armada tangkap 1,5 GT dan 3 GT sebanyak 18 unit kepada 18 orang nelayan yang ada di 8 desa di lima kecamatan.

Kegiatan penyerahan armada tangkap tersebut, dihadiri oleh Wakil Bupati Asrun Padoma, Forkompinda, Ketua DPRD Morotai serta Anggotanya, Asisten, para Staf Ahli, sejumlah pimpinan SKPD, Camat Mortim, para nelayan serta masyarakat setempat.

Bupati Benny dalam sambutannya mengatakan, ”Bantuan ini bagian dari komitmen Pemda Pulau Morotai untuk memperkuat sektor perikanan Morotai terutama meningkatkan produksi ikan demi kesejahteraan masyarakat khususnya para nelayan. Nelayan harus sejahtera, jadi kerja harus semangat, karena Pemda siap menyediakan apa yang menjadi kebutuhan nelayan,” ucap Bupati.

Dikatakan Bupati, ”Para nelayan saat ini merupakan tulang punggung daerah, sehingga sektor perikanan tetap menjadi prioritas Pemda Pulau Morotai, karena tanpa nelayan kita semua tidak akan makan ikan. Jadi sebetulnya pekerjaan nelayan adalah pekerjaan yang mulia, maka harus semangat karena ini adalah ibadah kalian, karena semua orang pasti mendoakan kalian,” tutur Bupati.

Setelah memberikan sambutan, Bupati juga menyerahkan kartu asuransi nelayan kepada 22 penerima asal Desa Sangowo Barat, desa Sangowo Timur Kecamatan Mortim dan desa Cendana Kecamatan Morja secara simbolis.

Sementara, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pulau Morotai, Suriyani Antarani, saat dikonfirmasi wartawan, menjelaskan, ”Penyerahan bantuan ke nelayan ini selain perahu juga disertai dengan peralatan tangkap seperti layang-layang, henline, life jaket, tali, jangkar dan jerigen minyak. Dengan total anggaran untuk 18 unit perahu ini senilai Rp 2 miliar lebih, yang sumbernya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019,” terang Kadis.

Sambungnya, ”Bantuan 18 unit masih belum cukup jika dibanding dengan kebutuhan nelayan di Pulau Morotai. Kalau dari dukungan anggaran yang hanya Rp 2 miliar lalu dibanding dengan total nelayan kita 3.756 orang, memang masih sangat kurang, karena kita masih butuh 1000 armada untuk bisa memenuhi kebutuhan nelayan dari sisi fasilitas armada tangkap. Sementara yang tersedia saat ini masih baru 500 armada, jadi belum cukup memenuhi kebutuhan kita,” katanya.

Ditambahkan, ”Sepanjang tahun 2019 total bantuan armada tangkap untuk Pulau Morotai sudah sebanyak 152 unit yang bersumber DAK dan ada juga bantuan Pemprov Malut, dan insyah Allah bulan depan sudah kami terima sebanyak 20 unit. Selain itu dari SKPT juga ada sebanyak 85 unit yang diserahkan nanti di bulan November, dan ada juga 30 unit dari dana desa yaitu di desa Kolorai,” tandas Kadis.(Ical)