Beranda Maluku Utara Setiap Tahun, Capaian PAD Pulau Morotai Meningkat 

Setiap Tahun, Capaian PAD Pulau Morotai Meningkat 

358
0
BAGIKAN
Kepala Bidang Pendapatan BPPKAD Pulau Morotai, Nana Suryana Kharie.

MOROTAI – Capaian Pendapat Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pulau Morotai, setiap tahun terjadi peningkatan, walaupun belum bisa mencapai target yang diberikan senilai Rp 59 miliar lebih.

”Terjadi peningkatan PAD setiap tahun ini bisa dilihat mulai dari tahun 2015-2019 ini. Namun, dari tahun ke tahun itu PAD yang naik drastis itu di tahun 2017-2018 sampai 100 persen,” ungkap Kabid Pendapatan BPPKAD Kabupaten Pulau Morotai, Nana Suryana Kharie, saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Selasa (12/11).

Dikatakan Nana, ”Sampai dengan November 2019, capaian PAD kami yang dibebankan ke 10 SKPD yang ada dilingkup Pemkab Morotai itu baru diangka 40 persen atau sebesar Rp 23 miliar lebih dari target Rp 59 miliar lebih. Itu artinya masih tersisa sebanyak Rp 35 miliar lebih yang harus dicapai. Data PAD yang masuk ini baru diambil dari Januari sampai Oktober, untuk November – Desember belum masuk. Jadi kemungkinan masih bisa bertambah di akhir tahun nanti, Insya Allah bisa lebih dari 50 persen capaian kita tahun ini, tergantung komitmen dari SKPD penghasil PAD,” tuturnya.

Lanjut Nana, ”Jika dilihat data capaian per SKPD, dari 10 itu baru Dinas PU dan Tata Kota yang pendapatannya sudah mencapai target, bahkan lebih dari target yang ditetapkan yaitu sebesar Rp 200 juta lebih dari terget Rp 150 juta. Sementara yang capaiannya sudah melebihi 50 persen baru dua SKPD yaitu Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup.
Sedangkan 7 SKPD lain capaiannya masih dibawah dikisaran 20-30-40 persen, dan SKPD yang capaian paling terkecil adalah Dinas Pariwisata yang baru mencapai 25 persen, disusul BPKAD 27 persen dan Disperindagkop 28 persen,” jelasnya.

Menurut Nana, ”Walau kita belum pernah mencapai target, tapi sebetulnya PAD kita tiap tahun meningkat. Pendapatan kita naik pesat di 2017 yang kenaikannya capai 100. Misalnya capaian kita hanya belasan miliar, tapi sekarang sudah lebih dari 20 miliar,” katanya.

Nana menambahkan, ”Sumber-sumber pendapatan yang didapatkan dari 10 SKPD itu terdapat sebanyak 22 sumber, dan paling banyak di BPPKAD yaitu 11 sumber terdiri dari pajak dan pendapatan, tuntutan ganti rugi (TGR) dan lainnya. Dan pendapatan BPPKAD ini peningkatannya yang signifikan nanti di Desember,” tutupnya. (Ical)