Beranda Maluku Utara Peringati HGN 2019, Bupati Meminta Seluruh Guru Lebih Kreatif dan Berinovasi

Peringati HGN 2019, Bupati Meminta Seluruh Guru Lebih Kreatif dan Berinovasi

302
0
BAGIKAN

MOROTAI – Bupati Pulau Morotai Benny Laos meminta kepada seluruh guru yang ada di Pulau Morotai, untuk lebih kreatif dan berinovasi.

Harapan itu disampaikan Benny, usai membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Nadiem Anwar Makarim, pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2019, di depan halaman Kantor Bupati Pulau Morotai, Senin (25/11).

Sejalan dengan apa yang disampaikan Mendikbud dalam sambutan tertulisnya, kata Benny, ”Tugas guru termasuk tugas yang termulia dan tersulit, karena harus membentuk masa depan bangsa. Namun, lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan. Padahal guru kerap ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu guru habis untuk mengerjakan tugas administrasif tanpa manfaat yang jelas”.

Lanjutnya, “Guru diminta untuk lebih berkreasi dan berinovasi, karena jangan sampai habis waktu masalah administrasi di luar masalah kependidikan,” katanya.

Menurut dia, Potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan. Olehnya itu, dia berharap agar para guru bisa memberikan kesempatan untuk lebih terbuka kepada para siswanya.
Salah satunya tidak hanya mendengarkan tetapi juga mengajak untuk berdiskusi.

”Jadi, kita berharap agar para guru bisa memberikan kesempatan kepada siswanya untuk lebih berkreasi dan terbuka perkembangan dunia pendidikan,” ucapnya.

Masih dalam pidatonya, Benny mengatakan perubahan kecil terus bisa dilakukan dengan cara mengajak kelas berdiskusi bukan hanya mendengar, memberikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas, mencetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas, menemukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri, menawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan.

”Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak,” terangnya.

Upacara tersebut juga turut dihadiri oleh unsur Forkumpimda, Sekda Morotai pimpinan SKPD, Kepala Kemenag, para guru dan siswa siswi sekolah, serta ASN di lingkup Pemda Pulau Morotai. (Ical)