Beranda Maluku Utara Mencegah Penyebaran Virus Corona, BNI Cabang Ternate Sebarkan 600 Agen-46 di Wilayah...

Mencegah Penyebaran Virus Corona, BNI Cabang Ternate Sebarkan 600 Agen-46 di Wilayah Provinsi Malut

241
0
BAGIKAN
Kepala BNI Cabang Ternate, Jonathan Laipan (Kaos Hitam) bersama Agen-46.

TERNATE – Disaat pandemi virus Corona atau COVID-19 melanda seluruh daerah di Indonesia termasuk Kota Ternate, Maluku Utara, pemerintah menganjurkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap di rumah, untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Namun realitasnya saat ini masih banyak masyarakat yang beraktivitas di luar rumah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tak terkecuali kebutuhan akan transaksi keuangan di bank.

Saat ini perbankan pada umumnya sudah memiliki produk untuk memenuhi kebutuhan nasabah untuk bertransaksi, termasuk produk yang ditawarkan Bank BNI.

Pemimpin Cabang BNI Ternate, Jonathan Lapian, di kantornya mengatakan untuk menghidari kerumunan nasabah yang bertransaksi di bank, nasabah dianjurkan untuk memanfaatkan produk alternatif seperti Agen-46.

“Nasabah dapat bertransaksi kebutuhan apa saja seperti halnya di bank,” ungkap Jonathan Laipan di Kantornya Selasa 05/05.

Lanjut Jonathan, saat ini BNI Cabang Ternate, Maluku Utara sudah memiliki 600 Agen-46 yang tersebar di wilayah Provinsi Maluku Utara.

“Kami sudah memiliki sekitar 600 Agen-46 yang tersebar di seluruh Kabupaten Kota di Maluku Utara, sehingga Nasabah dapat melakukan transaksi kiriman uang, menarik uang, pembelian pulsa serta semua jenis pembayaran tagihan di Agen-46 yang terdekat dengan tempat tinggal sebagai alternative, tanpa harus datang ke bank,”  ujar Jonathan.

Selain itu menurut Jonathan, penyebaran Agen-46 ini akan diusahakan sampai menjangkau ke semua masyarakat hingga pelosok desa, karena produk ini cukup sederhana serta mudah dipahami masyarakat luas.

Sementara itu, penyebaran Agen-46 ini sebagai bentuk mendukung kebijakan pemerintah dengan menjaga protokol kesehatan, atau menghindari kerumunan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona. (HI)