Beranda Maluku Utara Pekan Depan 12 Sekolah SD dan SMP di Ternate, Mulai Belajar Tatap...

Pekan Depan 12 Sekolah SD dan SMP di Ternate, Mulai Belajar Tatap Muka

242
0
BAGIKAN
Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Ibrahim Muhammad.

TERNATE – Aktifitas belajar mengajar tatap muka di Kota Ternate akan dibuka kembali. Rencananya untuk aktifitas belajar mengajar ditengah pandemi Covid-19 akan dilakukan simulasi terlebih dahulu dengan melibatkan 12 sekolah tingkat SD dan 4 sekolah tingkat SMP yang ada di kota Ternate.

Kepala Dinas Pendidikan (Dikbud) Kota Ternate, Ibrahim Muhammad saat diwawancarai sejumlah wartawan usai melaksanakan rapat dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Kota Ternate dan para kepala sekolah, mengatakan untuk belajar mengajar tatap muka akan dimulai di 12 sekolah dengan sistem simulasi pada pekan depan yang diawali dengan melakukan supervisi pada Kamis 13 Agustus 2020.

“Kita akan membuka kembali proses belajar mengajar tatap muka, tetapi terlebih dahulu kita akan melakukan supervisi pada Kamis depan dengan melibatkan Gugus Tugas Covid-19 Kota Ternate dan seluruh kepala sekolah sebelum dilakukan simulasi, seluruh siswa harus dimintai surat izin dari orang tua siswa,” ungkap Kadis Pendidikan Kota Ternate Rabu 12/8.

Menurut Ibrahim, jika orang tua murid tidak memberikan izin, maka pihak sekolah tidak bisa memaksakan anak-anak untuk masuk sekolah.

Kemudian dimasa simulasi nanti, hanya diprioritaskan bagi siswa baru yakni yang baru duduk dikelas 1 SD dan 1 SMP. Hal itu dilakukan karena pada masa pembelajaran yang baru para siswa belum ada pengenalan lingkungan sekolah secara tatap muka, sehingga ini perlu dilakukan agar siswa bisa mengenal, mengetahui dan bisa beradaptasi dengan guru baru, teman baru, dan lingkungan sekolah yang baru.

“Ini hanya berlaku bagi siswa Kelas 1 SD dan 1 SMP, karena mereka belum melakukan pengenalan lingkungan sekolah, sehingga nantinya pada minggu pertama simulasi dilakukan pengenalan profil sekolah atau teman-teman dan guru-guru yang baru,” tambahnya.

Untuk pembagian, kata Ibrahim akan dimulai dengan 12 sekolah di 3 kecamatan, dimana 4 sekolah adalah SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 3 dan SMP Islam.

Ini uji coba, jika simulasi berhasil maka seluruh sekolah akan dibuka seperti biasa dengan protap kesehatan, namun kita lihat dulu uji coba pada pekan depan karena kita tidak bisa membuka sekolah secara bersamaan,” kata Ibrahim.

Sementara itu, Kepala Operasional dan Penindakan Gugus Tugas COVID-19 Kota Ternate Arif Gani mengatakan, penyelenggaraan pendidikan di Kota Ternate, dengan metode tatap muka akan segera dilakukan.

Dari perencanaan Dikbud sudah memaparkan untuk durasi sistem pembelajaran ada yang 1 jam dan ada juga yang 2 jam.

“Penerapan ini nanti dilakukan simulasi terlebih dahulu, maka kita akan meninjau sekolah-sekolah yang melakukan simulasi,” ungkapnya.

Arif mengaku, dalam rapat yang berlangsung, semua sudah siap baik metode yang nantinya diterapkan juga sudah siap.

“Jadi hari Kamis bakal dilakukan supervisi, untuk sekolah yang nanti melakukan simulasi di hari Senin,” jelasnya.

“Sementara sekolah yang tidak ada kasus seperti di Kecamatan Batang Dua, Pulau Hiri dan Moti secara teknis bakal dilaksanakan sekolah tatap muka karena di tiga pulau ini tidak ada kasus Covid-19,” akunya.

Setelah simulasi nantinya akan dilakukan evaluasi, jika memungkinkan maka sekolah-sekolah lain akan dibuka. Sementara untuk protokol kesehatan, bakal disiapkan langsung oleh penyelenggra pendidikan.

“Harus ada kesiapan dari sekolah itu sendiri, kita bakal supervisi di hari Kamis, untuk melihat tenaga pengajar siap atau tidak, kesiapan sekolah dan lainnya, dan untuk shift yang digunakan nantinya satu kelas bisa maksimal 10 orang,” tandas Arif. (HI)