Beranda Maluku Utara Enam Pimpinan OPD Dilantik Gubernur Maluku Utara

Enam Pimpinan OPD Dilantik Gubernur Maluku Utara

78
0
BAGIKAN

SOFIFI – Gubernur Maluku Utara KH Abdul Gani Kasuba resmi melantik dan pengambilan sumpah dan janji jabatan enam orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup provinsi Maluku Utara Rabu 18/08.

Pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama itu disaksikan langsung Wakil Gubernur Ir. Al Yasin Ali dan Sekretaris Daerah Samsuddin Abdul Kadir dan bertempat di ruang rapat lantai empat kantor gubernur Maluku utara.

Momen pelantikan dihadiri langsung Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah merupakan kali pertama dalam proses pelantikan jabatan pimpinan OPD di provinsi Maluku Utara.

Pada pelantikan kali ini, Gubernur AGK melantik Enam pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Abdullah Assagaf, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Fahrudin Tukuboya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Febby Alting, Kepala Badan Pendapatan Asli Daerah Zaenab Alting, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Rahwan K Suamba dan Kepala Biro Ekonomi Marwan Polisiri berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Maluku Utara nomor 821/.2.22/KEP/JPTP/125/VIII/2021 tentang pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup provinsi Maluku Utara.

Gubernur AGK usai melantik Enam pejabat langsung memberikan ucapan selamat dan meminta agar mampu menjadi representatif Gubernur dan Wakil Guberrnur untuk melayani rakyat.

Gubernur mengingatkan jika ada rakyat merasa terskiti karena tidak dilayani oleh pejabatnya maka itu sama halnya dengan menyakiti hati gubernur karena gubernur dipilih oleh rakyat.

“Setiap pimpinan OPD harus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat atau mitra gubernur yang datang ke kantor gubernur,” Ungkap Gubernur KH Abdul Gani Kasuba usai melatik para pejabat.

Sekedar diketahui, lelang jabatan merupakan salah satu instrument pemerintah yang objektif dalam menyeleksi calon pejabat karena semua tahapan diselenggarakan dengan melibatkan tim seleksi mandiri dan terbuka untuk umum.

Dengan demikian, hasil yang diperoleh dalam proses tersebut merupakan hasil yang terbaik yang diputuskan untuk menduduki jabatan yang dilamar. (HI)