Beranda Maluku Utara Lanjutan Proyek Sonic Bay HPAL Complex di Kawasan Industri IWIP, Pimpinan ERAMET...

Lanjutan Proyek Sonic Bay HPAL Complex di Kawasan Industri IWIP, Pimpinan ERAMET Temui Gubernur Malut di Jakarta

2425
0
BAGIKAN

JAKARTA – Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba didampingi Kepala Dinas Kehutanan Sukur Lyla, Kepala PTSP Bambang Hermawan dan Kadis Perindag Yudistira melakukan pertemuan dengan pihak PT Eramet Indonesia Mining, di Ruang Dealing Hotel Bidakara Jakarta Jumat kemarin.

Dalam pertemuan itu, Kepala Biro Adpim, Rahwan K Suamba meyampaikan Gubernur dan pihak PT Eramet berbicara terkait proyek lanjutan Sonic Bay HPAL Complex di Kawasan Industri IWIP, yang merupakan kerja sama antara Eramet dan BASF.

“Proyek ini akan terintegrasi dengan Weda Bay Nickel dan menghasilkan produk nikel bernilai tambah secara berkelanjutan.” Ungkap Rahwan.

Lanjut Rahwan, Sonic Bay berencana menjadi proyek yang mengedepankan green value chain dengan menggunakan bijih nikel yang tersertifikasi IRMA (Initiative for Responsible Mining Assurance), menggunakan energi rendah karbon atau terbarukan, dan dry-stack tailing untuk meminimalisir dampak lingkungan.

Tim Sonic Bay pun telah merampungkan kajian kelayakan dan saat ini sedang melanjutkan proses akuisisi lahan dan konversi hutan bersama Kementerian terkait.

“Sebagai perwakilan baru Eramet di Indonesia, Bruno Faour, mendiskusikan proyek lanjutan Sonic Bay HPAL Complex di Kawasan IWIP, yang merupakan kerja sama antara Eramet dan BASF.” Kata Karo Adpim

Usai pertemuan tersebut, Bruno mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara terhadap proyek tambang Weda Bay Nickel di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).

Selain itu, Sonic Bay berencana menjadi proyek yang mengedepankan green value chain dengan menggunakan bijih nikel yang tersertifikasi IRMA (Initiative for Responsible Mining Assurance), menggunakan energi rendah karbon atau terbarukan, dan dry-stack tailing untuk meminimalisir dampak lingkungan.

Terkait dengan pertemuan tersebut, Gubernur Maluku Utara. Abdul Gani Kasuba mendukung rencana proyek Sonic Bay oleh Eramet namun ia meminta kepada pihak Eramet untuk mengutamakan aspek lingkungan, menyerap tenaga kerja lokal, dan membantu mengembangkan usaha lokal UMKM. (Rls/HI)