Beranda Maluku Utara Perjuangkan Guru Tua sebagai Pahlawan Nasional, Gubernur Siap Ketemu Jokowi

Perjuangkan Guru Tua sebagai Pahlawan Nasional, Gubernur Siap Ketemu Jokowi

67
0
BAGIKAN

TERNATE – Gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba, dalam waktu dekat bakal menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara dalam rangka mengusulkan Sayyid Idrus Bin Salim Al-Jufrie menjadi pahlawan nasional. Hal ini disampaikan gubernur saat membuka kegiatan seminar nasional pengusulan Sayyid Idrus Bin Salim Al-Jufrie  sebagai pahlawan nasional yang dilangsungkan di Auditorium Kampus IAIN Ternate, Selasa (6/9).

Orang nomor satu di Provinsi Malut ini, sangat mengapresiasi kepada pengurus Komisariat Wilayah Alkhairaat Provinsi Malut dan IAIN Ternate yang telah bekerjasama sehingga terlaksananya kegiatan seminar nasional.

Gubernur kemudian mengisahkan perjalanan hidup Guru Tua yang juga turut memberikan dukungan terhadap bangsa Indonesia. Menurutnya, Sayyid Idrus Bin Salim Al-Jufrie merupakan orang pertama yang mempertahankan warna bendera Merah Putih. Begitu juga ia adalah orang yang tetap memilih bergabung dengan NKRI saat terjadi gejolak di Sulawesi. Menurut Gubernur, Salim Aljufrie merupakan orang yang sangat berjiwa nasionalis. Untuk itu, pantas untuk diusulkan sebagai pahlawan nasional.

Gubernur kemudian dalam waktu dekat dirinya merencanakan akan menemui Presiden Jokowi untuk membicarkan terkait hal ini.

“Insya Allah saya akan sampaikan ke Pak Jokowi, selain Sayyid Idrus Bin Salim Aljufrie, di Maluku Utara sendiri ada juga Salahuddin dari Halmahera Tengah yang diusulkan sebagai pahlawan nasional. Kita akan perjuangkan dua-duanya menjadi pahlawan nasional,” ungkapnya.

Pada kegiatan seminar nasional ini juga dihadiri oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI, Muhammad Syarif Bando didampingi Deputi Pengembangan Sumber daya perpustakaan, Deni Kurniadi, Wakil DPRD Malut, Muhammad Abusama, Rektor IAIN Ternate, Radjiman Ismail, Pengurus Komwil Alkhairaat Provinsi Malut dan para peserta seminar yang juga dilakukan melalui Zoom Metting yang dhadiri Walikota Palu, Hardianto Rasyid, Rektor Universitas Alkhairat Palu beserta para narasumber.(ELS/HI)