Beranda Maluku Utara Gernas BBI di Maluku Utara Ditutup, Menteri Desa PDTT Ajak Pelaku...

Gernas BBI di Maluku Utara Ditutup, Menteri Desa PDTT Ajak Pelaku UKM di Malut Tingkatkan Kualitas Produk

70
0
BAGIKAN

TERNATE – Pucak acara (Harvesting)  Gerakan  Nasional Bangga  Buatan Indonesia (Gernas-BBI) Provinsi Maluku Utara Tahun 2022, resmi ditutup oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, bertempat di Benteng Orange Kota Ternate, Kamis (13/10).

Kedatangan orang nomor satu di Kementerian Desa PDTT ke Maluku Utara di dampingi Sekretaris Jendral, Taufik Madjid dan para Direktur Jenderal Kementerian Desa, PDTT beserta rombongan.

Abdul Halim Iskandar dalam sambutannya mengatakan, melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia ini para pelaku ekonomi di Maluku Utara diminta untuk terus belajar terutama BumDesa dan UMKM sehingga dapat mengembangkan usahanya berorientasi pasar untuk menghasilkan produk yang dicintai masyarakat luas baik nasional maupun internasional.

Di hadapan para tamu undangan, dirinya mengajak kepada semua pihak agar terus membantu perekonomian dan produk-produk utamanya produk dari desa untuk terus berkembang kompetitif di pasar.

“Ini adalah prisai Indonesia dari segala macam jenis krisis,” ucapnya.

Selain itu Menteri Desa juga memgucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-23 Provinsi Maluku Utara yang baru saja diperingati pada 12 Oktober kemarin di Sofifi.

“Semoga Provinsi Maluku Utara semakin maju dan terus berkembang ekonominya,” ungkap Abdul Halim Iskandar.

Sementara itu sambutan Gubernur Maluku Utara yang dibacakan Sekretaris Daerah Samsuddin A. Kadir mengatakan, sebelumnya kegiatan Gernas-BBI yang dilaksanakan di Provinsi Maluku Utara dengan Tegline “Gelora Maluku Utara” yang berimplikasi untuk membangkitkan semangat, mengenalkan, mengembangkan, memajukan, disamping memperluas skala pemasaran produk UMKM dan BumDes khas Maluku Utara.

Pada rangkaian kegiatan HUT Provinsi Maluku Utara ke–23  kata Samsuddin, juga dilaksanakan pameran Gernas BBI yang berlangsung dari tanggal 5 – 12 Oktober 2022 dengan Tema Pekan Raya Sofifi, selain itu disediakan stand pameran sebanyak 150 stand.

Dengan demikian, berdampak signifikan bagi pelaku UMKM peserta pemeran sampai dengan tiga kali lipat, yaitu; peserta pemeran, usaha percetakan baliho, toko bangunan, penjual kayu, jasa pertukangan, persewaan tenda, rumah makan, pedagang asongan jalanan dan usaha permainan anak dengan kenaikan omset rata-rata mengalami peningkatan sebesar 62,6%.

Pada momentum pameran yang digelar saat ini menurutnya, menjadi bagian dari saling membagi pengalaman maupun informasi yang berharga dan bagi masyarakat luas kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan transakti teradap berbagai produk diajang pameran  yang berlangsung dari tangal hari ini 13 – 16 Oktober 2022.

“Kedepan ini akan menjadi perhatian kami dan khususnya kepada pemerintah Kabupaten/Kota, agar mempunyai perhatian terhadap pengembangan BumDes yang nantinya menjadi lokomotif ekonomi di desa,” kata Samsuddin.

Penutupan acara Gernas-BBI ini ditandai dengan pemukulan Tifa oleh Menteri Desa, di dampingi Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Turut hadir pada kegiatan ini, Ketua DPRD serta Forkompimda Provinsi Maluku Utara Para Direktur Jenderal Kementerian Desa, PDTT.

Pejabat yang mewakili Gubernur Bank Indonesia, Pejabat Yang Mewakili Direktur Utama PT. Pertamina (Persero), Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara, para Bupati dan Walikota Se-Provinsi Maluku Utara, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan pimpinan organisasi kemasyarakatan beserta para pengurus BumDes/BumDesma dan Pelaku Usaha/UMUM Se-Maluku Utara. (Rls/HI)