Beranda Maluku Utara Kaleidoskop 33 Tahun JNE di Indonesia Timur

Kaleidoskop 33 Tahun JNE di Indonesia Timur

15
0
Muhammad Fitrah Pratama Teng. (Penulis)

JNE dan Terbukanya Opsi Jalur Pengiriman Barang dari dan ke Indonesia Timur Bertaut.

Adalah satu kata yang dapat mewakili antara JNE dan perkembangan yang terjadi di Indonesia Timur. Selama lebih dari 30 tahun, JNE telah menjahit perkembangan di semua wilayah di Indonesia, khususnya Indonesia Timur, dengan benang-benang logistik yang terletak di lebih dari 90.000 kota, termasuk kabupaten, desa, dan pulau terluar di kawasan ini. Berbagai masyarakat dan pelaku usaha pun telah merasakan manfaat yang telah diberikan seperti perkembangan inovasi dan kreativitas, semangat untuk berkarya, dan kualitas sumber daya manusia yang terus maju seiring waktu di beberapa propinsi seperti Nusa Tenggara Timur, Papua, Maluku, hingga Maluku Utara di usia JNE yang sudah lebih dari tiga dekade ini.

PT. Jalur Nugraha Ekakurir atau yang biasa dikenal sebagai JNE telah menjadi perusahaan logistik terdepan di Indonesia yang sudah menyumbangkan kontribusi bagi perkembangan inovasi dan kreativitas terutama di Indonesia Timur. Visioner sebagai salah satu nilai perusahaan telah menegaskan langkah #JNE selangkah di depan dalam pelayanan, kecepatan, dan kepastian serta harapan pelanggan di wilayah Indonesia ini. Hal ini dapat dilihat dari penetrasi JNE ke Indonesia Timur yang telah dimulai sejak tahun 2014. Upaya yang telah dilakukan sejak satu dekade yang lalu ini mencoba membuka lebih banyak lagi jalur pengiriman dari Bali ke Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Tercatat peningkatan yang cukup signifikan semenjak upaya ini direalisasikan dimana pada tahun itu terhitung hampir 6.000 pengiriman ke Bali. Sedangkan barang yang dikirim dari Bali ke beberapa tempat di Indonesia Timur mencapai 4.000 pengiriman.

[1]. Sebagian besar kiriman berupa baju, sepatu, souvenir yang dipesan melalui situs atau aplikasi e-commerce yang dilakukan oleh individu atau UMKM untuk mengembangkan bisnis mereka. Lewat upaya ini juga JNE mencoba menegaskan kampanye #ConnectingHappiness yang telah dimulai sejak 10 tahun yang lalu. Pada tahun 2016, JNE mendorong beberapa UMKM Papua menjadi pengusaha nasional. Seiring dengan ketertarikan pasar dengan produk-produk di Papua pada tahun ini, JNE mencoba menjadi pelopor untuk memberikan energi sekaligus menggerakkan semangat para pemilik UMKM untuk dapat bersaing tidak hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri. Upaya yang coba diberikan adalah dengan bantuan pelatihan pengemasan dan pemasaran. JNE juga berupaya untuk merubah sudut pandang orang Papua dari konsumen menjadi produsen. [2] JNE semakin berupaya untuk menegaskan tagline #ConnectingHappiness di tahun 2022 dengan mengadakan kerjasama dengan PT. BIBU (Bandara Internasional Bali Utara). [3]. kerjasama ini untuk memperkuat jaringan logistik di kawasan Bali Utara yang mana di tahun 2014 baru terfokus di kawasan Bali Selatan dan Timur. Selain itu, tujuan diadakannya kerjasama ini adalah untuk mengembangkan dan memperluas jalur logistik dan ekspedisi di Kawasan Indonesia Timur dengan kehadiran Hub JNE Express di Bandara Internasional Bali Utara. Setahun setelahnya, upaya JNE untuk memperkuat jaringan pengiriman di Indonesia Timur dilakukan di Kota Makassar. [4]. Pada tahun 2019 melalui kantor JNE cabang utama di Kota Makassar coba ditingkatkan kapasitas gudang fulfillment sehingga dapat memangkas waktu pengiriman menjadi lebih cepat untuk pelanggan di Indonesia Timur. Kehadiran gudang ini bertujuan menekan biaya ongkos kirim dan mempercepat waktu pengiriman sehingga konsumen akan semakin diuntungkan. Peningkatan gudang fulfillment ini juga memberikan dampak signifikan terhadap arus barang dari dan ke Maluku dan Maluku Utara.

Sebagai seseorang yang berdomisili lama di Kota Ternate, Maluku Utara, saya pribadi pun cukup merasakan perubahan durasi pengiriman dengan JNE di 5 tahun terakhir sejak pertama kali menggunakan jasa pengiriman JNE di tahun 2011 silam.

Pengalaman Menggunakan JNE sebagai Opsi Pengiriman Barang dari dan ke Kota Ternate

Pengiriman pertama saya menggunakan JNE adalah ketika mendaftar untuk salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta di tahun 2011. Pendaftaran yang diminta harus melampirkan beberapa surat yang harus diprint dan ditandatangani langsung. Dikarenakan jasa pengiriman yang tersedia di Ternate hanya tersedia lewat Kantor Pos dan JNE dengan lama pengiriman 3-4 hari maka saya memilih pilihan Paket Reguler JNE karena selisih biaya yang sedikit lebih murah dengan durasi waktu pengiriman yang sama. Pengiriman dengan JNE pada waktu itu masih termasuk bagi saya dengan latar belakang ekonomi menengah, namun, semua itu terbayar lunas ketika dokumen saya sampai di tempat tujuan 4 hari setelah waktu pengiriman dan mendapat update sms dari JNE dan pihak kampus tersebut.

Di tahun yang sama juga, di saat saya telah merantau untuk kuliah di Surabaya, saya harus melakukan pengiriman beberapa dokumen ke Ternate untuk kebutuhan keluarga. Menariknya, pengiriman ke Ternate di tahun ini hanya tersedia untuk 5-7 hari (Paket Reguler JNE) ke depan dengan biaya pengiriman yang hampir sama dengan pengiriman dokumen dari Ternate ke Jakarta. Tidak hanya dokumen tapi juga beberapa paket yang saya kirimkan durasi pengirimannya lebih lama dibandingkan pengiriman ke luar Ternate.

Seiring waktu dengan adanya ekspansi JNE di tahun 2014 hingga panambahan gudang fulfillment di Makassar di tahun 2019 membuat pengiriman ke Indonesia Timur, termasuk ke Ternate, menjadi lebih cepat dan dengan harga yang cukup terjangkau jika dibandingkan dengan pengiriman di awal tahun 2011. JNE telah menekankan komitmen mereka sejak periode ini di Indonesia Timur sampai saat ini dimana bahkan opsi pengiriman ke Indonesia Timur sudah tersedia dalam waktu pengiriman satu hari (Paket JNE YES).

Terbakarnya Gudang JNE Ternate dan Sebuah Komitmen

Saya sendiri merupakan pelanggan yang barangnya ikut terbakar pada saat salah satu gudang JNE dilalap si jago merah di bulan desember tahun 2021 di Kota Ternate. Dua buah baju anime favorit yang saya pesan di toko online sudah tidak sempat lagi saya terima dan pakai. Di beberapa berita di media online disebutkan bahwa pihak JNE akan mengganti semua kerugian pelanggan yang kirimannya ikut terbakar. Dua minggu setelah kejadian itu saya dihubungi pihak JNE lantas kemudian mengganti kiriman saya dalam bentuk total biaya dan pengiriman yang sudah saya bayarkan. Dari kasus saya ini, JNE menunjukkan komitmen, profesionalisme, serta nilai perusahaan yaitu jujur dan disiplin dalam berbisnis dengan pelanggannya di Indonesia Timur. Bukan hanya itu, tapi produk Ibu saya juga yang ikut terbakar ditanggung semuanya oleh pihak JNE.

Namun, Apakah Pelayanan JNE Sampai Saat Ini Sudah Baik di Indonesia Timur?

Di usia yang ke-33 tahun ini beberapa pencapaian dan penghargaan tentu sudah banyak diraih oleh JNE sebagai perusahaan. Bagi saya pribadi, pelayanan JNE sampai saat ini sudah cukup baik. Namun, faktanya masyarakat di Indonesia Timur masih cenderung belum puas dengan pelayanan yang diberikan oleh JNE sampai saat ini.

Salah satu penelitian yang dilakukan di Ambon, Maluku mengungkapkan bahwa kualitas jasa pengiriman barang JNE belum dapat memenuhi ekspektasi pelanggan yang ada di kota ini. Ketidakpuasan masyarakat di Kota Ambon terhadap pelayanan JNE sebagian besar dalam hal bukti fisik, daya tanggap, empati, kehandalan, serta jaminan yang diberikan oleh kurir. Dari sekian banyak indikator yang diukur, masyarakat Kota Ambon cenderung kecewa terhadap bahasa dan kesopanan kurir serta keinginan untuk mengantar barang ke lokasi yang tidak sesuai dengan alamat sebelumnya.[5]. Di tahun 2019, JNE sempat mendapatkan kecaman dari masyarakat Nabire dan Jayapura karena beberapa hal yang mengecewakan. Salah satu pelanggan JNE mengeluhkan keterlambatan produk yang dia beli lewat toko online yang baru dia terima setelah menunggu lebih dari dua minggu. Pelanggan lain juga mengalami hal yang sama dimana barang pesanannya baru dia terima setelah dua bulan tertahan di gudang JNE Nabire. Hal ini diperburuk dengan perilaku dari karyawan JNE Nabire yang justru membiarkan barang diambil oleh penerima dan lebih sering acuh dengan konsumen yang datang untuk mengambil barang di kantor mereka.

Bagi beberapa masyarakat di Indonesia Timur, termasuk saya, pelayanan JNE hingga di usia yang ke-33 sudah cukup baik. Akan tetapi, beberapa masalah dan kritik di kebanyakan wilayah di Indonesia Timur dapat dijadikan bahan evaluasi untuk semakin memperbaiki tidak hanya durasi pengiriman tapi juga kualitas sumber daya manusia di tiap daerah di Indonesia Timur ini.

33 Tahun dan Puzzle yang Perlu Dilengkapi di Indonesia Timur

Di balik pencapaian di usia 33 tahun dengan kampanye #JNE33Tahun, walaupun sudah banyak penghargaan yang diraih, tentu JNE tidak lepas dari berbagai permasalahan. Saran, kritik, dan musibah pasti akan selalu berdatangan di usia yang sekarang hingga menuju usia yang selanjutnya. Saya sebagai penulis dan juga konsumen JNE mengharapkan agar hal yang menjadi prioritas untuk perbaikan layanan di Indonesia timur adalah kualitas sumber daya manusia. Peningkatan kualitas sdm ini dapat dicapai dengan beberapa cara seperti perekrutan yang lebih teliti, pengadaan training/workshop bagi seluruh karyawan JNE secara rutin, serta peningkatan upah yang dapat memotiasi mereka untuk bisa memberi pelayanan lebih baik. Konten lomba penulisan di #JNEContentCompetition2024 diharapkan tidak hanya memberi semangat kampanye  #GasssTerusSemangatKreativitasnya bagi masyarakat tapi juga seluruh karyawan JNE di seluruh wilayah Indonesia, khususnya Indonesia Timur.

Ditulis oleh : Muhammad Fitrah Pratama Teng untuk mengikuti lomba JNE Writing Competition 2024.

 

Referensi

[1] economy.okezone.com (2014). JNE Penetrasi Pasar ke Indoneseia Timur. Diakses Pada Tanggal 7 Juni 2024.

[2] papua.antaranews.com (2016). JNE dorong Papua Jadi Pengusaha Nasional. Diakses Pada Tanggal 16 Juni 2024.

[3] bibupanjisakti.co.id (2022). JNE dan BIBU Kerja Sama Kembangkan Jalur Logistik di Kawasan Indonesia Timur. Diakses Pada Tanggal 10 Juni 2024

[4] supplychainindonesia.com (2023). Memangkas Waktu Pengiriman ke Indonesia Timur dengan Layanan Fulfillment, Kiprah JNE Makassar. Diakses pada tanggal 16 Juni 2024.

[5] ojs3.unpatti.ac.id (2022). Analisis Kepuasan Pelanggan Terhadap Jasa Antar Barang di PT. JNE Kantor Cabang Utama Ambon dengan Metode SERVQUAL. Diakses pada tanggal 11 Juni 2024.