Beranda Komunitas Manifesto Pemuda Maluku Utara akan di Sampaikan Pada Malam Festival Acoustic

Manifesto Pemuda Maluku Utara akan di Sampaikan Pada Malam Festival Acoustic

415
0
BAGIKAN

TERNATE – Kurangnya Gedung Seni yang seharusnya menjadi tempat dan ruang bagi anak-anak mudah Kieraha (Maluku Utara)  untuk berkreasi,  sehingga banyak anak muda yang berkreasi dan memanfaatkan tempat umum untuk menyulapnya menjadi ruang latihan mereka.

Hal tersebut menyebabkan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Wilayah Maluku Utara (Malut) Thamrin Ali Ibrahim angkat bicara terkait masalah tersebut.

Kata Thamrin, “Terkait dengan gedung seni ketua KNPI Provinsi Malut meminta kepada pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) maupun Pemerintah Kabupaten  (pemkab) dan  Pemerintah Kota (Pemkot)  untuk menyiapkan gedung seni untuk pemuda di setiap kabupaten kota.

“Karena menurut kami masih banyak pemuda yang melakukan kegiatan dan aktifitas seni diluar karena tidak memiliki tempat kegiatan aktifitas seni. Sehingga itu, kita minta Pemprov, Pemkot, dan Pemkab agar menyiapkan itu dalam perencanaan tahun depan di 2018” jelas Thamrin ketika ditemui oleh wartawan seusai melakukan Technical Meeting Peserta Acoustic Festival, di Acoustic Coffe Kelurahan Batu Anteru (BTN) Ternate Tengah Rabu (25/10).

Tanggal 28 Oktober 2017 yang merupakan hari besar untuk pemuda di seluruh indonesia tidak terlepas dari itu khususnya KNPI Provinsi Malut,   juga menyisihkan suatu agenda khusus dalam malam festival Acoustic di malam (28/10) . Akan menyampaikan Manifesto Pemuda Kieraha sebagai gerakan anak muda untuk, mensuport kebijakan Pemerintah Daerah Maluku Utara, “Banyak poin yang akan Kami,  sampaikan dalam manifesto pemuda Maluku Utara pada saat Sumpah Pemuda, di Landmark nanti”, jelas Thamrin.

Untuk yang terlibat dalam penyampaian Manifesto itu adalah seluruh  masyarakat yang  menghadiri acara Festival Acoustic kerja sama Satu Hati Comunity dan KNPI Malut di Landmark. Selain itu hadir juga seluruh ketua-ketua KNPI Kabupaten Kota, Komunitas serta OKP yang ada di Malut,  “Untuk mendengar dan menyaksikan, sikap Manifesto Pemuda Kieraha” tutup Thamrin. (HT)

Tinggalkan Balasan