Beranda Maluku Utara BNNP Gelar Pelatihan Life Skill

BNNP Gelar Pelatihan Life Skill

591
0
BAGIKAN

Gamalamanews.com-Ternate, Guna mencegah peredaran dan penggunaan narkoba di Kota Ternate, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP)  Maluku Utara, menggelar pelatihan life skill perbengkelan yang melibatkan peserta dari kelurahan yang rentan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang berlangsung selama 2 hari (17-18 Mei 2017), bertempat di Balai Latihan Kerja Ternate.

Pelatihan yang melibatkan 10 peserta dari kelurahan Kalumata, Makasar Timur, Bastiong Karance, Kota Baru dan Kelurahan Salahudin ini dibuka oleh Kepala BNN Provinsi Maluku Utara, Brigjen Pol. Drs. Richard M. Nainggolan, MM. MBA, yang juga dihadiri oleh Perwakilan BLK Ternate, Lurah serta Babinkamtibmas masing-masing kelurahan.

Dalam sambutannya Kepala BNNP menyampaikan permasalahan narkoba  harus disikapi serius dan  pelatihan life skill ini adalah salah satu cara kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan BNN.

“Persoalan narkoba sangat kompleks,  asal usul pengedar narkoba dari masyarakat yang ekonomi lemah, misalnya pengangguran, digoda oleh bandar  menjadi kurir, selanjutnya menjadi pengedar pada akhirnya dia menjadi bandar,”  kata kepala.

Kepala BNNP juga menyampaikan keseriusan BNN dalam upaya pencegahan dan  pemberdayaan masyarakat melalui pemberdayaan alternatif yang dilakukan secara simultan dan komprehensif bertujuan agar masyarakat khususnya bagi pemuda lebih produktif, dapat mandiri dan memiliki masa depan yang lebih baik, sehingga tidak terpengaruh untuk menyalahgunakan apalagi mengedarkan narkoba.

Sementara Kasie Pemberdayaan Masyarakat BNNP Malut, Nurshanty, S.STp pada kesempatan yang sama menjelaskan, pelatihan life skill perbengkelan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja Pemetaan Kawasan Rawan Narkoba yang dilakukan BNNP dengan instansi terkait, para camat dan lurah di Kota Ternate di bulan April 2017 lalu. “Para peserta juga rujukan dari masing-masing kelurahan rentan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Menurut Nurshanty, setelah kegiatan ini, peserta diberikan bantuan alat perbengkelan sepeda motor, selain itu BNNP melalu seksi Pemberdayaan Masyarakat bidang Pencegahan Dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) akan menindaklanjuti dengan kegiatan bimbingan teknis ke stakeholder terkait seperti perusahaan atau pemilik usaha bengkel.

Tujuannya agar para pemuda yang telah mengikuti pelatihan ini dapat mengikuti magang atau dipekerjakan misalnya di Bengkel atau Dealer, sehingga secara ekonomi dapat hidup produktif, layak, mandiri dan memiliki masa depan yang lebih baik.(HI/ZZ)