Beranda Halmahera Selatan Wabub Halsel Sidak Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan di Kecamatan Obi

Wabub Halsel Sidak Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan di Kecamatan Obi

318
0
BAGIKAN

LABUHA – Seusai melakukan sidak di 5 desa di Kecamatan Gane Barat Utara dua hari lalu, Wakil Bupati Halmahera Selatan Iswan Hasjim kembali melakukan inspeksi ke wilayah pedesaan di Kecamatan Obi Barat, Sabtu, (30/09) pagi. Desa yang dikunjungi Wabup diantaranya Desa Manatahang, Desa Alam Kanangan, Desa Alam Pelita, Desa Soa Sangaji, dan Desa Jiko Hay.

Pasalnya, tujuannya melakukan sidak guna memastikan proses belajar mengajar di sekolah, pelayanan kesehatan desa serta infrastruktur di daerah pedesaan yang perlu mendapat sentuhan.
Untuk sekolah, Iswan selalu melakukan sidak jam masuk sekolah para guru di setiap desa, tak banyak sering mendapatkan kelas yang tidak ada gurunya dengan berbagai kendala dan alasan. Iswan akan beri peringatan ataupun solusi guna dapat memenuhi ketidakhadiran guru di sekolah.

Dia juga akan sering menanyakan jumlah guru dan banyaknya kelas, jika jumlah guru tidak sebanding dengan jumlah kelas maka Iswan akan segera memberikan solusi untuk menambahkan guru pada sekolah tersebut. Banyak sekali hal yang ditemui pada setiap sidak ke sekolah, diantaranya ruang kelas yang kekurangan, tidak adanya guru bidang studi tertentu, sampai rusaknya gedung atau lantai ruang kelas.

Semua kekurangan yang ditemui saat sidak itu akan langsung ditindaklanjuti oleh Wabup guna target prioritasnya ke depan.
Setiap dalam sidaknya, Iswan juga mencoba berinteraksi dengan seluruh siswa, guna mengetahui kemampuan membaca dan menghitung para siswa.
Sesekali Iswan melakukan tes kepada para siswa untuk menghitung perkalian, pengurangan, dan pembagian.

Dia juga sering lakukan tes membaca para murid dengan menyuruh membacakan papan namanya yang ada di samping kiri dada kemejanya.
Berbeda lagi untuk sidak pelayanan kesehatan. Iswan akan temui langsung bidan yang berada di Polindes atau Pustu desa tersebut, dengan menanyakan berbagai kendala kukarangan pelayanan kesehatan seperti kekurangan obat, kekurangan alat kesehatan sampai tingkat kesadaran masyarakat untuk berobat.

Pria pecinta olahraga ini sangat memprioritaskan dua bidang ini pada setiap desa. Menurutnya setiap desa harus memiliki kualitas pendidikan dan kesehatan yang memadai untuk sebuah desa yang maju dan berkembang.
” Di desa harus memiliki masyarakat yang berpendidikan dan sehat. Jika hanya pintar tetapi tidak sehat maka tidak akan memenuhi standar kehidupan yang layak, begitupun sebaliknya,” ucapnya. (Raja)