Beranda Halmahera Barat Bupati Panen Jagung Bersama Kelompok Tani Pale-pale

Bupati Panen Jagung Bersama Kelompok Tani Pale-pale

574
0
BAGIKAN

JAILOLO – Bupati Halmahera Barat, Danny Missy, didampingi pejabat Pemkab Halbar, Kamis (12/10/17) bersama kelompok tani Pale-pale menggelar panen jagung.

Petani jagung di Jailolo sangat antusias menyukseskan program pengembangan tanaman jagung di Halmahera Barat.

Salah satunya adalah Kelompok Tani Pale-pale, Desa Cempaka, Kecamatan Sahu Timur. Sesuai catatan Dinas Pertanian Halbar, total lahan yang diolah kelompok pale-pale seluas 107 hektar.

Saat ini 60 hektar sudah ditanami jagung, 45 hektar dalam tahap pengembangan, dan 2 hektar sudah siap panen.

Stok jagung yang tersedia di gudang penampungan

Dalam sambutannya Bupati Danny mengatakan, Kementerian Pertanian sangat mendukung program tanam jagung di Halbar, oleh karena itu, Kementan terus memonitor perkembangan program yang memasang target 20 ribu hektar tersebut.

Desember nanti Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman akan berkunjung ke Halmahera Barat untuk mencanangkan kegiatan eksport jagung di Halbar ke negara Filipina.

“Saya sudah kordinasikan dengan para Dirjen di Kementerian Pertanian,” ungkapnya.

Untuk memastikan kesiapan stok jagung guna kepentingan pencanangan eksport jagung, usai melaksanakan panen sekaligus tanam jagung di Desa Cempaka, Bupati bersama SKPD terkait mengunjungi salah satu sentra pembeli jagung kering di Halbar yakni Bumdes Sri Rezki, di Desa Golago Kusuma, Kecamatan Sahu Timur.

Di Bumdes yang dipimpin Susanto tersebut, Danny tampak sumringah, karena mendapati puluhan ton jagung kering yang tersimpan rapi di penampungan.

“Sejak tanggal 14 September (2017) sampai saat ini, kami sudah mengumpulkan 21 ton jagung kering dari para petani,” ungkap Susanto.

Harga jagung kering yang dia beli ke petani dengan kadar air 14% per kilogram tiga ribu rupiah.

Salah satu kendala yang dia temui dilapangan adalah para petani belum mengerti takaran kadar air jagung, namun demikian, jagung kering milik petani tetap diterima, sambil memberi pemahaman kepada petani cara mengukur kadar air jagung.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemda Halbar, karena bidang usaha Bumdes kami, disuport penuh oleh Pak Bupati,” tutur pria asal Jawa ini.(UK)