Beranda Maluku Utara Kota Ternate Akan Dikelilingi Internet Gratis

Kota Ternate Akan Dikelilingi Internet Gratis

377
0
BAGIKAN

TERNATE – Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian (Diskomsandi)  Kota Ternate tahun 2017 ini, dengan program internet untuk rakyat sudah memasang lebih dari 10 titik internet yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat Kota Ternate.

“Kami rencana 10 titik, namun baru terealisasi di 8 titik yang sudah terpasang di ruang publik salah satu di press room sebagai tempat berkumpulnya para wartawan untuk mengcover informasi, misalnya ada orang mengurus di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPSTP) kKota Ternat, akses internet ini bisa digunakan”, kata Kepala Diskomsandi Kota Ternate Thamrin Marsaoly di kantor walikota, Kamis (12/10).

Thamrin menyebutkan, jaringan internet yang sudah terpasang di 8 titik tersebut diantaranya di Taman Kota di Kelurahan Toboko,  yang sudah aktif sejak bulan Maret lalu, Pariwisata, Taranoate, Teras BRI di pasar percontohan, Landmark, Taman Nukila dan Press Room Kantor Walikota.

“Kedepan kami akan berupaya untuk menambakan beberapa titik-titik lagi tergantung dari anggaran, jadi kalau anggaran memungkinkan yang pasti kami akan merambah sampai ke tingkat Puskesmas karena di Puskemas itu pelayanan tetap berjalan sehingga sambil menunggu pelayanan masyarakat bisa mengakses internet secara gratis, bila perlu sampai ke masjid-masjid terutama masjid besar, dengan ruang publik lainnya,” jelasnya.

Menurutnya, kendala yang kita hadapi saat ini adalah di beberapa ruang-ruang publik terjangkau oleh slot (kabel) yang belum bisa terjangkau, sehingga menjadi kelemahan kita.

“Kami berharap semoga kalau kabel jaring sudah sampai di kampus misalnya, atau di taman Moya, cuma masalahnya slot itu belum dimiliki oleh Telkom artinya kabel faiber optik itu belum menjangkau sampai disitu, kedepan kalau sudah menjangkau pastinya titik kami cover, jadi paling tidak bisa merambah di ruang-ruang publik yang dimana ada interaksi masyarakat”, katanya.

Sedangkan khusus untuk Kota Baru, memang belum ada karena kabel faiber optiknya belum masuk sampai disitu. Padahal pihaknya punya rencana untuk memasang di Kota Baru karena akses untuk pelabuhan Kota Baru cukup banyak. Kapasitas internet cukup besar tetapi kalau misalnya banyak kerumunan orang cukup banyak, otomatis akan terganggu. “Kami berupaya untuk setiap tahun menaikan kapasitas Giga Bait (GB) nya yang di satu titik rata-rata 10-20 mega bait (MB) maka kita akan naikkan supaya paling tidak bisa mengcover lebih banyak orang”, cetusnya.

Dia menambahkan, untuk penempatan sekarang ini rata-rata 10-20 MB baik UMC maupun Wifi, bisa mengcover 40 orang tapi kalau nonton film semua, maka tidak akan mampu. ” Kami juga menghimbau kepada masyarakat bisa menggunakan fasilitas ini sebaik-baik mungkin untuk bisa menggunakan fasilitas gratis untuk pendidikan, dan jangan digunakan untuk kepentingan lain”, tutupnya. (HARI)