Beranda Maluku Utara Kapolda Malut: Mari Jaga Kedamaian Maluku Utara

Kapolda Malut: Mari Jaga Kedamaian Maluku Utara

801
0
BAGIKAN

TERNATE – Deklarasi Pilkada Damai Maluku Utara 2018 telah digelar, ditandai pemukulan tifa,  serta pelepasan burung merpati ke udara, oleh penyelenggara pemilu dan empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Malut, Minggu 18/02/18.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol Ahmad Juri mengajak seluruh masyarakat Maluku Utara agar menjaga kedamaian di Maluku Utara.

“Masyarakat Maluku Utara adalah masyarakat yang terbahagia nomor satu di Indonesia, masyarakat Malut juga termasuk wilayah aman, paling damai di seluruh wilayah Indonesia, ini menjadi modal kita bersama menyikapi masa depan yang lebih baik dan lebih cerah. Kita akan memasuki Gubernur Tahun 2018 di Maluku Utara, beberapa hal yang saya ingatkan, pemilihan gubernur sesungguhnya adalah kita akan memilih pemimpin kita di sini, kita juga akan memilih penyelenggara negara yang ada di Maluku Utara”.

Masih kata Kapolda Maluku Utara, “Hakekat penyelenggara sebagaimana yang ada di Undang-Undang Dasar 1945, intinya bagaimana beliau-beliau ini nanti melindungi warga Maluku Utara secara keseluruhan, yang kedua bagaimana beliau-beliau yang kita pilih mencerdaskan kehidupan kita bersama, yang ketiga, bagaimana beliau-beliau ini nanti pada saatnya meningkatkan kesejahteraan kita bersama”.

Ia juga menghimbau, seluruh peserta, warga masyarakat, seluruh tim sukses dan seluruh komponen di Maluku Utara tetap terjaga, menjaga Maluku Utara tetap aman, damai, rukun dan harmonis, “Kita buat sejarah baru bahwa pilkada di Maluku Utara lebih baik dari proses pilkada yang sebelumnya”, tegas dia.

Sementara itu, saat ditanya soal pengamanan pilkada oleh awak media, pria murah senyum tersebut menjawab, “Kita sudah siap pertahapan, kita reins kekuatan, perlengkapan, kita reins secara bertindak, jadi seluruhnya sudah kita persiapkan sesuai dengan tahapan waktunya”.

Ia juga menegaskan soal keamanan Malut jelang pilkada, “Alhamdulillah masih kondusif dan kita pertahankan, kita fokus di sepuluh kabupaten kota di Maluku Utara”, tutup Jenderal bintang satu itu. (red)