Beranda Maluku Utara Sikap Oi Tetap Independen

Sikap Oi Tetap Independen

311
0
BAGIKAN

TERNATE – Tidak mau terlibat dengan urusan Politik Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Maluku Utara (Malut) bulan Juni mendatang, organisasi masyarakat (ormas) Oi Kota Ternate, menyatakan sikap untuk tetap independen dan tidak terlibat dalam politik praktis serta tidak memihak kepada salah satu pasangan calon yang maju bertarung dalam proses Pilkada Malut.

Karena jika berpatokan dengan  Anggaran Dasar Oi bab III pasal 4 ayat 1 yang menyatakan, Oi adalah ormas yang bersifat sosial dan mandiri (independen).

Bukan partai politik dan bukan bagian dari organisasi pemerintah, organisasi politik maupun organisasi kemasyarakatan lainnya dan tidak mempunyai tujuan atau memperjuangkan faham aliran politik dan golongan tertentu, maka Oi tetap Independen.

Ketua Badan Pengurus Kota (BPK) Oi Ternate, Fadli dalam keterangan resminya kepada sejumlah wartawan menyatakan, sikap ormas Oi sudah jelas, tidak memberikan dukungan atau tidak memihak salah satu pasangan calon yang maju bertarung dalam Pilkada Malut bulan Juni mendatang.

“Sikap Oi Ternate jelas, tidak kemana-mana, tetapi ada dimana-mana, artinya secara lembaga Oi tidak memberi dukungan kepada salah satu pasangan calon, tetapi anggota Oi wajib menggunakan hak pilihnya dalam proses Pilgub Malut bulan Juni mendatang,” kata Ibenk saat melakukan konfrensi pers di TKP Almunawwar, Senin (26/2/2018).

Kata dia, setiap amggota Oi diberi kebebasan dalam menentukan pilihannya pada Pilkada Malut, “Setiap anggota Oi memiliki hak politik dan kami memberi kebebasan dalam menentukan pilihan, asal tidak membawa-bawa nama Oi. Jika ada anggota Oi yang menjadi tim sukses salah satu pasangan calon, maka itu adalah pribadi yang bersangkutan, tidak ada kaitannya dengan Oi secara kelembagaan,” tegas Ibenk seraya mengaku ada sejumlah anggota Oi Ternate yang tercatat sebagai jurkam salah satu pasangan cagub cawagub Malut.

Dia meminta kepada seluruh anggota Oi Ternate, baik yang ada di wilayah kota Ternate maupun di luar Ternate, untuk bersama-sama menjaga nama baik ormas Oi,

“Apalagi pasca masalah di Jawa Timur, BPP sudah menerbitkan pernyataan sikap ormas Oi terhadap Pilkada serentak tahun 2018, untuk itu, diminta kepada seluruh anggota Oi Ternate untuk mantaati Anggaran Dasar dan keputusan ketum Oi tentang sikap Oi dalam Pilkada serentak,” tegas Ibenk.

Dia juga berharap, proses Pilkada Malut dapat berjalan dengan aman, lancar dan berkualitas, “harapan kami, proses Pilgub ini berlangsung aman, lancar dan tertib, sehingga proses demokrasi dapat dilaksanakan,” ujarnya.

Ibenk atas nama Oi juga meminta seluruh anggota Oi Ternate untuk menyukseskan Pilgub Malut dengan mendatangi TPS pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang dan menyalurkan hak pilihnya berdasarkan hati nurani, “Mari kita sukseskan pesta demokrasi lokal, gunakan hak pilih dengan mendatangi TPS dan menentukan pilihannya berdasarkan hati nurani, mari kita wujudkan Pilkada yang berkualitas, sehingga melahirkan pemimpin yang berkualitas” ajak Ibenk sembari meminta anggota Oi untuk tetap solid dan menjaga nama baik Oi.

Pilkada gubernur wakil gubernur Malut, diikuti oleh 4 pasangan calon diantaranya, pasangan, Burhan Abdurahman-Ishak Jamaludin (BUR-JADI), pasangan Abdul Gani Kasuba-Yasin Ali (AGK-YA), pasangan Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-Rivai) dan pasangan Muhamad Kasuba-Madjid Husen (MK-Maju). (HT)