Beranda Halmahera Utara Wajah bisa Garang tetapi Hati untuk Masyarakat, KODIM 1508 Tobelo Bantu Warga...

Wajah bisa Garang tetapi Hati untuk Masyarakat, KODIM 1508 Tobelo Bantu Warga Bangun Jamban

326
0
BAGIKAN

TOBELO – Dengan wajah bertampang garang, tegas dan penuh tantangan, itulah yang kemudian diidentikkan kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Ternyata, dibalik tampang seram dan garang tersebut, prajurit TNI juga mempunyai hati yang mulia. Mengapa tidak, hal ini terjadi di jajaran TNI di Tobelo Kabupaten Halmahera Utara.

Sebut saja, KODIM 1508 Tobelo, bukan hanya menjaga teritorial negara ini di kawasan Halmahera Utara, ada juga program-program yang menyentuh masyarakat kecil. Misalnya, Sabtu pagi tadi (07/07), menyerahkan bantuan kepada warga yang belum memiliki jamban alias kakus.

Diserahkan langsung oleh Komandan Kodim Letkol Kav Tri Sugiarto, enam warga desa MKCM Tobelo merasakan perhatian dan sentuhan dari TNI.

Salah satu warga penerima Jamban mengaku bantuan yang diberikan sangat dibutuhkan oleh dia dan warga yang lain. “Saya sangat-sangat berterima kasih kepada bapak Dandim dan jajaran yang telah membantu pembuatan jamban”, kata Vinsen Tius Ola salah satu warga ketika ditemui.

Sementara itu Komandan Kodim 1508 Letkol Kav Tri Sugiarto mengharapkan, dengan dibangunnya fasilitas ini, masyarakat bisa meninggalkan kebiasaan lama yang kurang baik, salah satunya buang air di sembarangan. Hal ini bertujuan lanjut pria berpangkat dua bunga tersebut, guna menciptakan lingkungan warga yang bersih dan sehat.

Selain itu, menurut penuturan Dandim, program yang di buat merupakan Jati Tentara Nasional Indonesia yang bukan hanya ahli berperang, tetapi juga bisa bersama-sama dengan masyarakat di saat senang maupun susah.

“Tentara bukan hanya bisa berperang, tetapi juga bisa meringankan beban masyarakat. Karen, bersama rakyat TNI Kuat’, katanya mengutip slogan nasional TNI.

Sekedar diketahui, Penyelesaian pekerjaan jamban tersebut akan dikerjakan secara bergotong royong melibatkan seluruh masyarakat yang ada di desa tersebut. (Enold)