Beranda Halmahera Selatan Desakan Copot Kejari Halsel Direspon Berbagai Pihak

Desakan Copot Kejari Halsel Direspon Berbagai Pihak

662
0
BAGIKAN
Ketua LSM Srikandi Sibela Rusna Ahmad

LABUHA – Pasca menyatakan sikap mosi tak percaya terhadap kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) kabupaten Halmahera Selatan serta mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara segera mencopot Kepala Kejari Halsel, Cristian Ratu Anik yang dianggap tak mampu menyelesaikan laporan masyarakat dari berbagai desa, kaitannya kasus dugaan penyelewengan anggaran dana desa (ADD) serta Dana Desa (DD), mendapat respon positif dari berbagai pihak, diantaranya LSM Srikandi Sibela dan Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Halsel.

Ketua LSM Srikandi Sibela Rusna Ahmad dengat tegas mengatakan pihaknya mendukung sepenuhnya desakan Aliansi Indonesia (AI), sebab kinerja Kejari sejauh ini jalan ditempat.

“Beberapa kasus korupsi dana desa sampai saat ini belum ada tindak lanjut contohnya yang kami tau yaitu desa Indari dan desa Pelita, sejauh ini kami belum lihat langkah kongkrit terkait dengan pengaduan masyarakat tersebut. Kinerja Kejari Halsel jalan ditempat maka kami mendukung sepenuhnya kepala Kejari Halsel dicopot”, tegasnya.

Sama halnya dengan ketegasan PP Halsel, melalui sekretaris PP Halsel Irvan Abdurrahim mengatakan, sejauh ini pihaknya juga belum melihat hasil kerja penuntasan kasus penyelewengan ADD serta DD sehingga wajar jika ada desak pencopotan Kejari.

“Masyarakat menginginkan adanya produk hukum yang pro rakyat bukan malah sebaliknya, kami juga mendesak agar Kejati Malut segera evaluasi kinerja Kajari Halsel”, tegasnya. (Raja)