Beranda Maluku Utara Bupati Morotai Didesak Segera Ganti Pj Kades Gosoma Maluku

Bupati Morotai Didesak Segera Ganti Pj Kades Gosoma Maluku

326
0
BAGIKAN
Ketua LMND, Julham Ube.

MOROTAI – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Pulau Morotai mendesak kepada Bupati Benny Laos, segera melakukan pergantian terhadap pejabat (Pj) Kades desa Gosoma Maluku kecamatan Morotai Timur, berinisial YB.

Ketua LMND, Julham Ube, kepada media ini, Senin (5/11), memgatakan,  “Lantaran status YB saat ini telah ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pulau Morotai, dalam kasus dugaan korupsi anggaran Kantor Perwakilan Morotai di Jakarta tahun 2015 senilai Rp 786 juta, semasa YB masih menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan”.

Menurutnya, ”Hal ini jika tidak dilakukan oleh Bupati Benny maka akan berdampak pada roda pemerintahan desa yang saat ini lagi butuh konsentrasi full di desa dalam mengawal agenda dan program-program desa. Untuk itu, Bupati segera memgambil langka untuk mengatikan Pj tersebut, sehingga YB bisa lebih fokus menghadapi kasus. Karena kasus ini sebentar lagi sudah di limpahkan ke Pengadilan (PN) Tobelo,” pintanya.

Lanjut dia, Jangan karena kasus ini akhirnya berdampak pada program di desa. ”Apalagi saat ini Pemdes Gosoma Maluku sudah melakukan pembahasan APBDes tahun 2019, terhitung mulai sejak bulan Juni lalu. Maka butuh konsentrasi full dalam kemaslahatan item kegiatan di desa,” cetusnya.

Dirinya berharap, agar Bupati Benny Laos segera menggantikan Pj Kades Gosoma Maluku. Sehingga bisa memberikan peluang terhadap YB untuk lebih fokus lagi dalam penyelesaian kasus yang saat menimpa dirinya. ”Kalau hal ini tidak dilakukan oleh Bupati, maka dampaknya sangat besar yang terjadi di desa tersebut,” sarannya.

Sementara, Kajari Pulau Morotai, Supardi, saat dikonfirmasi wartawan via aplikasi pesan WhatsApp, membenarkan, penyidik baru menyebut nama tersangka YB, sejak Rabu 31 Oktober 2018. ”Jadi saat dari proses pengembangan penyelidikan berkas kasus tersebut sudah rampung dan siap dilimpahkan ke PN Tobelo,” terangnya.

Namun kata dia, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan. (Ical)