Beranda Maluku Utara Tes CPNS Di Hari Kedua, hanya Tiga Orang yang Lolos Passing Grade

Tes CPNS Di Hari Kedua, hanya Tiga Orang yang Lolos Passing Grade

928
0
BAGIKAN
Peserta yang berhasil

MOROTAI – Pelaksanaan ujian seleksi tes kompetisi DASAR (TKD) calon pengawai negeri sipil (SKD CPNS) di pertama sampai hari kedua ini terdapat 532 peserta yang di bagi setiap hari dalam lima sesi itu, hanya tiga orang yang berhasil melampaui angka passing grade.

Ke tiga orang yang lolos ini sesinya berbeda, yakni Irmawati Tangka, di sesi ke 7. Sementara Supriyono, dan Ade Tri Wahyuni, di sesi ke 10.

Dari pantauan media ini, ke tiga peserta yang lolos ini memiliki nilai passing grade tiga unsur yang berbeda, yakni Irmawati Tangka tes wawasan kebangsaan (TWK) 85, tes intelegensi Umum (TIU) 80, Tes karakteristik pribadian (TKP) 146. Total nilai yang didapkan 311. Kemudian Supriyono TWK 95, TIU 95, TKP 153. Total nilai 343. Sementara Ade Tri Wahyuni TWK 90, TIU 90, TKP 145. Total nilai 325.

Di sela-sela pelaksanaan tes SKD selesai digelar, Irmawati lansung di sambut dengan baik oleh Kepala BKD Pulau Morotai, Rina Ishak, sambil memeluk Irmawati dan memberi ucapan kepadanya, “Selamat ya atas kelulusannya”, sebutnya.

Begitu juga dengan ke dua peserta yang baru lolos malam ini, yaitu Supriyono dan Ade Tri Wahyuni diberi ucapan selamat oleh Kepala BKD, kemudian foto bersama.

Selain itu, para rekan-rekan lain Irmawati, Supriyono dan Ade Tri Wahyuni, serta masyarakat yang berada di lokasi tes juga memberi ucapan selamat kepada dirinya sambil swafoto bersama.

Sementara, Irmawati saat diwawancarai, mengatakan, ”Saya lebih awal mengerjakan soal TKP selama 25 menit, setelah itu dilanjutkan dengan soal TWK dan TIU”, kisahnya.

Menurut dia, dari ketiga soal tersebut yang paling mudah dikerjakan yaitu TIU dan TWK. ”Kalau TKP mungkin agak sedikit susah, tetapi semua itu tergantung dari kita saja kalau diteliti dengan baik ya, tentu gampang,” ujar Irmawati, peserta yang berpofesi sebagai dokter gigi di puskesmas Desa Sopi kecamatan Morja.

Sebelum tiba pelaksanaan tes, kata perempuan kelahiran Manado 22 November 1987 itu, ia rutin mempelajari buku panduan tes CPNS selama kurang lebih sebulan.

”Saya pelajari saja buku CPNS sambil berdoa akhirnya bisa capai nilai Passing Grade,” ucapnya sembari tersenyum. (Ical)