Beranda Maluku Utara Frans Manery Tegaskan, Pemda Tidak Tinggalkan Masyarakat Terkait Anjloknya Harga Kopra

Frans Manery Tegaskan, Pemda Tidak Tinggalkan Masyarakat Terkait Anjloknya Harga Kopra

423
0
BAGIKAN
Bupati Halmahera Utara, Ir. Frans Manery saat mencoba tracktor, yang akan diserahkan ke kelompok tani.

TOBELO – Persoalan anjloknya harga komoditi kopra, disinggung Bupati Halmahera Utara, Ir. Frans Manery, saat memberikan alat dan mesin pertanian (Alsintan), Rabu (12/12) pagi tadi.

Menurut orang nomor satu di kabupaten yang berjuluk “Hibualamo” ini, pemerintah daerah sekarang ini, lagi serius memikirkan, bagaimana menjalin kerjasama dengan para pengusaha, soal efektifitas pembelian buah kelapa.

“Sekarang ini, bukan kita tidak memikirkan atau prihatin dengan anjloknya harga kopra. Pemda lagi berupaya dengan sekuat akal dan pikiran, guna harga kopra terdongkrak naik. Sekarang ini, pemda lagi berpikir, bagaimana mengefektifkan tanaman kelapa. Buahnya bisa diolah menjadi minyak kelapa dan bisa di jual. Kita sudah mendapatkan pengusaha yang bersedia, tinggal dikalkulasi berapa kebutuhan buah kelapa yang tersedia dan berpa yang dibutuhkan”, jelas Frans Manery.

Lanjut dia, persoalan harga kopra, Pemda tidak bisa mengintervensinya. Hal ini sangat berdasar, karena ditemukan sebuah fakta dan alasan, tentang naik-turunnya harga kopra, sangat bergantung pada pasar dunia, yang berpusat di Den Haag Belanda.

“Untuk diketahui, Pemda tidak bisa mengintervensi langsung mengenai kenaikan harga kopra, karena di atur oleh pasar dunia yang berpusat di Den Haag Belanda”, ungkap Bupati seraya senyum.

Sekedar diketahui, ada beberapa jenis bantuan Alsintan yang dikucurkan Dinas Pertanian Halmahera Utara dan diserahkan oleh Bupati Halmahera Utara, bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) tahun 2018.

Bantuan tersebut diantaranya, Hand Tractor 25 unit, alat tanam padi (Rice Transpalanter) 5 unit, Pesemaian Padi jenis Seeding Tray 500 unit dan Nursey Tray 750 unit, alat tanam jagung manual 7 unit, alat panen jagung sedang 2 unit, automatic hand sprayer 30 unit dan hand sprayer sebanyak 20 unit. (Enol)