Beranda Maluku Utara Teluk Parigi, Tempat Menyambung Hidup Warga Desa Parigi

Teluk Parigi, Tempat Menyambung Hidup Warga Desa Parigi

715
0
BAGIKAN

TALIABU -Teluk Parigi, atau biasa disebut oleh warga setempat sebagai “Hall Parigi”, merupakan salah satu teluk terbesar di Kabupaten Pulau Taliabu, yang posisinya berada di Kecamatan Taliabu Timur. Sejak dulu teluk Parigi ini, adalah tempat penyambung hidup warga setempat.

Di teluk yang luasnya mencapai puluhan kilometer ini, menjadi tempat warga mencari berbagai hasil laut. Salah satu hasil laut yang menjadi primadona warga setempat adalah ikan Teri, ikan Teri adalah hasil utama warga jika saat datang musim teduh di laut, yang di mulai dari bulan April hingga bulan November.

Harga ikan Teri cukup tinggi dipasaran,  menjadi daya tarik warga untuk menangkapnya. 1 kilo harga ikan Teri harganya bervariasi. Ada yang perkilo mencapai Rp.100.000, dan yang paling rendah Rp. 65.000.

Ikan teri yang paling mahal, oleh warga setempat, disebut dengam ikan Teri super. Ukuran Teri super, adalah ukuran teri paling kecil.

Untuk menangkap ikan Teri, warga Desa Parigi membuat bagang di kawasan teluk. Bagang adalah alat tangkap ikan Teri, yang terbuat dari jaring, dan rumah yang terapung di atas laut.

Buhdin (40) salah satu warga Desa Parigi yang juga memiliki bagang, Minggu (16/12) menceritakan kepada GamalamaNews bagaima cara menangkap ikan teri.

“Ikan teri ini untuk menangkapnya juga ada waktunya, yakni dari pertengahan bulan April, hingga bulan November, karena disaat bulan-bulan itu air laut di wilayah Taliabu Timur ini sedang teduh. Alat tangkap ikan teri itu terbuat dari jaring, dan rumah yang terapung di atas air laut, biasa di sebut bagang. Waktu untuk menangkap ikan teri itu hanya pada malam hari, saat bulan sedang gelap, jadi di bagang itu kamu taruh lampu sebagai penerang agar ikan teri berkumpul di bawah bagang, yang ada jaring, saat sudah berkumpul, kami angkat jaring, yang dimana ikan teri terperangkap di dalamnya,” ungkap Om Buhdin, biasa ia disapa.

Selain ikan teri, di Teluk Parigi juga menghasilkan hasil laut lainnya saat datangnya musim ombak. Hasil laut saat musim ombak adalah udang putih.

Musim ombak sendiri, terjadi  pada bulan Desember hingga bulan Maret, saat itulah waktu yang tepat  untuk warga Desa Parigi menangkap udang putih. Harga perkilo udang putih adalah Rp. 75.000.

Tidak hanya sampai di situ. Dua hasil di atas adalah sebagian dari hasil teluk Parigi dan keunikan teluk Parigi. Selain itu, aneka macam jenis ikan yang ada di teluk Parigi,   menjadi sumber pendapatan warga dan juga untuk dikonsumsi.

Teluk Parigi juga menjadi tempat peristirahatan bagi ikan Paus  yang berada di laut banda. Dalam satu tahun, sedikitnya ada 1-3 ekor lebih ikan paus yang mati terdampar di teluk Parigi, belum lagi ditambahkan dengan hadirnya ikan duyung dan lumba-lumba saat-saat tertentu di teluk Parigi.

Warga Desa setempat berharap, dengan hasil laut yang melimpah, perintah Pulau Taliabu dapat menaruh perhatian lebih di Desa Parigi dan juga pada Desa yang berada di Kecamatan Taliabu Timur. (HH)